Liputanabn.com | Gelumbang – 11juni 2024, terkait pembagian beras 10kg / enam bulan yang dibagikan 1bln sekali di kantor post Gelumbang Muaraenim terdapat kejanggalan dan diduga ada nya kongkalikong pihak oknum kantor post dan oknum parkir liar didepan kantor post tersebut.

Pasalnya pembagian beras tersebut untuk hari ini warga segayam yang dibagikan karena ada tahapan dan jadwal tertentu dari pihak post

Lipernas menemukan kejanggalan soal pembagian beras tersebut pasalnya ada warga Gelumbang yang datang mengambil beras dan membayar uang sebesar 20rb ke tukang parkir liar sebut saja jaret,
Kemudian jaret memberikan uang tersebut ke oknum kantor post tersebut untuk pengambilan beras selang beberapa menit beras itu langsung dikasihkan ke penerima sebut saja man dan warga lainnya yang membayar uang 20rb,

Saat dikonfirmasi ke jaret oknum parkir liar tersebut mengaku memang benar warga membayar uang 20rb ke saya sebagai perantara untuk mengambil beras di kantor post tersebut

Kemudian LIPERNAS mengkonfirmasi lagi ke pihak kantor post tidak mengakui kejadian itu, tetapi pihak oknum kantor post kok bisa mengeluarkan beras itu padahal belum saatnya tahap pembagian untuk warga Gelumbang karena untuk hari ini adalah pembagian dan jadwal warga segayam

Lipernas meminta dan mendesak ke pihak pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan kroscek langsung agar tidak menjadi tanda tanya dan cemburu sosial yang berdampak pada masyarakat yang belum dapat agar turun langsung ke lokasi kantor post Gelumbang Muara Enim.” Tandasnya

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Muara Enim – Pengalokasian Dana desa seharusnya dapat dilaksanakan sebaik mungkin disuatu desa. Dapat dikerjakan secara benar, berkwalitas serta bermanfaat bagi warga setempat.

Pembangunan infrastruktur pedesaan yang menggunakan dana desa jangan terkesan asal jadi dan dilaksanakan semaunya, agar infrastruktur tersebut tidak mudah hancur serta dapat bermenfaat lebih lama. Karena dana desa yang dipergunakan tersebut adalah uang rakyat dan bukan uang pribadi oknum dan tentunya juga hak masyarakat untuk mengawasi pelaksanaannya.

Seperti halnya pelaksanaan pembangunan infrastruktur dana desa (DD) di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan Tahun 2024

Dari hasil investigasi Liper nas PD muara Enim di lapangan,Saptu (08/06/2024) Dana Desa Lembak Kecamatan Lembak ada melaksanakan pembangunan jalan setapak yang berlokasi di RT 1 dusun 4 desa Lembak,

Namun pada pelaksanaan pembangunan dana desa tersebut terkesan asal jadi dan dikerjakan “semau nya” Tetapi di lokasi pembangunan jalan setapak tersebut ditimbun pasir,pengadukan tidak menggunakan molen batu koral ukuran 2/3 Pajan 112 m lebar 250 m ketebal 15 cm padahal sudah jelas setiap pelaksanaan pembangunan yang berasal dari uang negara

pada pembangunan jalan setapak ini juga tidak lagi di hampar pengerasan Langsung saja di cor, tidak lagi di hampar pengerasan lagi, apa memang begitu spek yang di anjurkan untuk dana desa??

Terkait permasalahan ini dirinya meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi ke lapangan dan segera melakukan audit secara real ke lapangan karena kuat dugaan pada pelaksanaan program dana desa Lembak Kecamatan Lembak banyak indikasi penyimpangan dan korupsi.

Liperrnas Gelumbang mendesak pihak pemerintah kabupaten Muara Enim dan inspektorat untuk segera turun kelapangan dan melakukan audit secara menyeluruh secara real ke lapangan, kuat dugaan pada pelaksanaan program dana desa ini banyak indikasi korupsi

” Jika terbukti pada pelaksanaan program dana desa ini terdapat merugikan keuangan negara dan penyimpangan supaya bisa di proses sesuai hukum berlaku.” Tandasnya (Red)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Muara Enim – Dewan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (DPC – ISNU) Kabupaten Muara Enim menggelar acara halal bi halal idul Fitri 1445 Hijriyah di halaman kantor KNPI Kabupaten Muara Enim jalan Kelurahan Pasar Muara Enim I Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumsel, Minggu (28/04/24).

Kegiatan ini diinisiasi Ketua ISNU Kabupaten Muara Enim A. Nizom, S.Ag, Halal Bi Halal merupakan ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan manusia dengan manusia sehingga bisa saling mengenal satu sama lainnya.

Hal ini menurut Nizom selaku Ketua ISNU Kabupaten Muara Enim, Halal Bi Halal yang dilaksanakan ini untuk mempersatukan umat sebagai toleransi beragama, saling menghormati umat beragama, memperkuat kesatuan dan persatuan dalam kerangka NKRI.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan PJ Bupati Muara Enim yang diwakili Kabag kesra, Kapolres diwakili Dedy Halim, Dandim 0404 Muara Enim, PWNU Sumsel, FKK, para Ketua OKP, para Ketua OKK dalam Kabupaten Muara Enim.

Lebih lanjut dikatakan A. Nizom “Halal Bi Halal merupakan tradisi dari Nahdhatul ulama yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan saling maaf memaafkan serta tetap saling berkomunikasi,” jelasnya.

Berharap kedepannya, acara seperti yang dilaksanakan tetap dilakukan sehingga silaturahmi dan komunikasi tidak terputus dan bukan hanya momen Halal Bi Halal saja, tentunya kegiatan lainnya atau hari hari biasa dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi.

Sementara masih ditempat yang sama, diungkapkan juga Ketua PCNU Kabupaten Muara Enim Gus Amu (Ahmad Mujtaba) Halal Bi Halal diinisiasi oleh NU, saat ini dijadikan sebagai tradisi untuk saling maaf memaafkan.

Selain itu, juga merupakan ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan manusia dengan manusia (Hablum minan nas) bahwa kita adalah bersaudara sebangsa dan setanah air.

Lanjutnya, kita jaga persaudaraan, hubungan yang sudah tertanam dengan baik, jangan sampai putus, karena jangan memutus tali persaudaraan, walaupun bukan saudara kandung.

Kemudian dipaparkan Kabag Kesra Setda Muara Enim Zulfikar, menyampaikan permohonan maaf dari Pj. Bupati Muara Enim, yang seyogianya beliau akan hadir karena ada acara lain yang tidak bisa diwakilkan, dan Bpk. Pj. Bupati menyampaikan salam hangat untuk pengurus dan anggota PCNU dan yang hadir di acara Halal Bi Halal hari ini.

Dalam sambutan Kabag Kesra mengatakan “hal yang dilaksanakan ini, tentu banyak sekali manfaat dan hikmahnya, seperti dapat saling mengenal baik dengan pejabat, ulama atau pengurus OKP lainnya,” ujar Zulfikar.

Kegiatan seperti ini, dapat dijadikan sebagai tradisi untuk memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, memperkuat persatuan dalam bentuk saling membantu dalam pembangunan Kabupaten Muara Enim, kedepan untuk lebih baik lagi.

Acara selanjutnya dilangsungkan pemotongan tumpeng hari lahir PMII Ke – 64 Ketua pengurus PMII Kabupaten Muara Enim.” Tandasnya (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Assalamualaikum Warrahmatulahi🙏🙏🙏 Wabarakatu, saya Letkol Inf Nugraha S.H., M.I.P,  Komandan Kodim 0404/Muara Enim mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriyah tahun 2024 Masehi, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah Subhahu Wa Ta’ala. Mohon maaf lahir dan batin, wassalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatu, “ kata Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Inf Nugraha S.H., M.I.P,🙏

Disamping menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H/2024 M, Dandim 0404/Muara Enim juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh prajurit, PNS dan Keluaraga Besar Kodim 0404/Muara Enim serta masyarakat Kabupaten Muara Enim – Pali Dan Kota Prabumulih untuk senantiasa menjaga kedamaian, ketentraman dan keamanan khususnya di Kabupaten Muara Enim – Pali Dan Kota Prabumulih dengan cara tetap menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari segala kemungkinan yang dapat menimbulkan kerugian baik materiil maupun personel.🙏

Mewakili Segenap Keluarga Besar Kodim 0404/Muara Enim  saya Letkol Inf Nugraha S.H., M.I.P,  mengucapkan ‘ Taqabbalallhuminna wa minkum. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita selama satu bulan puasa. Mari jalani Idul Fitri tahun ini dengan hati yang suci, saling memaafkan, dan menebar kebaikan. Selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H.🙏

Selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H. Mohon maafkan segala kesalahan, baik di tempat kerja ataupun di luar tempat kerja. Semoga Allah SWT menerima ibadah puasa kita.🙏

Mari jadikan Idul Fitri tahun ini sebagai momen kita semua untuk kembali ke fitri (suci), yaitu dengan saling memaafkan antarsesama. Yang lalu biarlah berlalu, segala bentuk kesalahan mari dimaafkan. 🙏🙏🙏 (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com |  Muara Enim Akibat anjloknya harga karet, warga desa Gaung Asam Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara Enim  menjerit, penghasilan yang mereka peroleh  tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Salim warga desa Gaung Asam menuturkan kepada awak Media bahwa harga karet untuk hari Rabu 03-04-2024 hanya sebesar Rp 12000 per-kilogram padahal sebelumnya capai Rp Sudah di atas 12 ribu per kilogram.

Harga karet tersebut diketahui ketika sejumlah warga menjual getah karetnya kepada tengkulak di desa Gaung Asam.
Diakui bahwa harga karet ini cukup memprihatinkan sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan sangat berdampak bagi warga karena harga kebutuhan pokok  melonjak naik.

Hal yang sama juga, dinyatakan Salim
warga desa Gaung Asam bahwa sebelum turunnya harga karet, hasil penjualan getah karet miliknya bisa mencapai  Rp500 ribu,
Namun setelah harga karet anjlok  maka pendapatannya juga menurun 50 persen, sehingga kebutuhan sehari-hari tidak terpenuhi.harus kemana kita mencari makan harus kemana bayaran anak sekolah hal ini hanya jadi pertanyaan antar warga kapan kah pemerintah mendengar kan kami rakyat kecil imbuh salim.

“Kami di rumah sebanyak 5 orang terdiri dari 2 orangtua dan 3 anak yang sedang duduk di bangku SD dan SMP, pendapatan yang dihasilkan dalam seminggu tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari apalagi sekarang ini memasuki musim penghujan,” kata, Salim

Kondisi ini tidak hanya dialami satu keluarga saja tetapi mencapai 80 persen warga desa Gaung Asam. , keluhkan harga  karet yang semakin anjlok.

Salim berharap, agar pemerintah daerah, pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat dapat memberi perhatian khusus agar harga karet ini kembali stabil. Begitu juga bantuan sosial seperti PKH, BPNT dan BLT dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar benar membutuhkan.” Pungkas Salim.

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Lembaga Aliansi Indonesia Basus D88,melakukan investigasi dan mengumpulkan data serta keterangan dari para siswa / orang tua wali,terkait adanya dugaan Pungli berkedok Sumbangan komite.

Taufik hermanto,selaku ketua DPC L.A.I Basus D88.Muara Enim,telah melakukan investigasi dari tahun 2022 s/d 2024 ini,hasilnya pun mengejutkan bahwa praktek pungli tersebut masih marak di sekolah tingkat menengah atas,kejuruan dan madrasah aliyah yang notabennya Sekolah Negeri,dibeberapa kabupaten diwilayah provinsi sumatera selatan,yang salah satu contoh nya dikabupaten Muara enim dan Lahat,banyak modus oknum pungli memungut biaya berkedok sumbangan dilingkungan sekolah yang besaran biayanya berfariatif,ujarnya.

Diterangkan dalam ketentuan Pasal 9 Ayat (1) Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan menyebutkan satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan Pemerintah, dan/atau Pemerintah Daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

“Kemudian dalam Pasal 181 huruf di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 menyebutkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, baik Perseorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Maka berdasarkan rujukan diatas dan beberapa alat bukti seperti rekaman vidio siswa bersama wali murid,dan alat pembayaran yang katanya adalah sumbangan komite,tersebut Dalam waktu dekat pihak nya akan berkoordinasi dan menyerahkan laporan pengaduan kepada kementrian pendidikan dan kebudayaan dijakarta.

Taufik pun menerangkan semua ini dilakukan agar dunia pendidikan Provinsi sumatera selatan mengevaluasi jajarannya,pasalnya menurutnya bahwa tidak semua orang tua siswa mampu untuk membayarnya,apa lagi dengan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini bisa dikatakan sulit.

Disini pemerintah Provinsi dan aparat penegak hukum ditantang untuk berani menindak oknum Pungli dilingkungan sekolah,agar ada efek jera bagi pelaku lainnya,ingat kita bukan menyerang dunia pendidikan,namun kita membrantas para oknum Pungli nya,tegasnya.

Sampai berita ini terbit kami pihak media sudah mencoba konfirmasi ke pihak yg membidangi di dinas pendidikan dan kebudayaan Prov.Sumatera selatan ( pak Joko Edi dan Misral ) namun belum ada tanggapan dari pihak terkait. (Salim)

Editor : Bolok

 

Liputanabn.com | Kabupaten Muara Enim, 16 Maret 2024 – Pasar beras di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menjadi pusat perhatian setelah harga beras melonjak secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga yang tajam ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan petani setempat.

Para pedagang dan konsumen terkejut dengan lonjakan harga beras yang mencapai angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut data yang diperoleh, harga beras di pasar tradisional telah naik hingga 30% dalam waktu singkat. Hal ini tentu saja menjadi beban berat bagi masyarakat yang sudah merasakan dampak ekonomi akibat pandemi dan inflasi yang terus meningkat.
Awak media sempat sempat turun kepasar langsung menayakan pedagang warung yg ada dipasar muara enim ibuk Suhaimi mengeluh harga beras tinggi.
sebelum kami jual harga perkilo 10000 -11000 tp kini perkilo kami jual 15000-17.000/kg
Masih seputaran pasar muara enim,kami sempat mewawancarai salah satu pembeli bernama ibuk ena di merasa kenaikan beras ini membuat kami sangat susah ,karena bukan hanya beras yg mahal kami jga harus memikirkan bahan sembako yg lain untuk sekadar penyambung hidup kami tutur buk ena .

Belum lagi petani di Kabupaten Muara Enim juga merasakan dampak yang cukup besar akibat kenaikan harga beras ini. Meskipun harga jual beras meningkat, namun hal tersebut tidak sebanding dengan biaya produksi yang juga naik. Hal ini membuat para petani merasa terjepit dan khawatir akan kelangsungan hidup usaha mereka.

Menyikapi kondisi ini, beberapa tokoh masyarakat dan petani menyatakan kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan beras di masa mendatang jika kenaikan harga terus berlanjut. Mereka mengungkapkan kebutuhan akan langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini.

Harapan kami pemerintah setempat harus menyatakan keseriusan mereka dalam menangani masalah kenaikan harga beras ini.untuk mengambil langkah-langkah tegas guna mengendalikan harga beras agar tetap terjangkau bagi masyarakat. dengan mengintensifkan pengawasan terhadap distribusi beras serta memastikan ketersediaan pasokan beras yang cukup di pasaran.

Selain itu hendak nya pemerintah bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk mencari solusi jangka panjang yang dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras dan meningkatkan produktivitas pertanian lokal. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dan petani dapat merasakan dampak positif dari langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga beras yang mengkhawatirkan ini. (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Muara Enim – Kabupaten Muara Enim tidak lama lagi akan berlangsung pemilihan Bupati Muara Enim tahun 2024 H. Edison, SH M. Hum asli putra daerah Muara Enim siap betarung maju calon Bupati Muara Enim yang akan berlangsung di tahun ini, Selasa (12/03/2024).

Adapun biodata putra daerah akan bertarung calon Bupati Muara Enim
Nama : H. EDISON, S.H M.Hum
2. Tempat, Tanggal Lahir : BANUAYU (Empat Petulai Dangku), 6 Maret 19683.
Jenis Kelamin : Laki-laki4.
Agama : Islam
5. Status Perkawinan : Kawin
6. Alamat :a. Jl. Macan Kumbang IX No.5100, Palembangb. Dusun 2 Desa Banuayu EPD
7. Nama Ayah : H. Cikwan
8. Nama Ibu : Hj. Cikbiah
9. Keluarga : a. Nama Istri : Hj. Heni Pertiwi, S. Pdb.
Nama Anak :
1. Rizki Prasetya Person, S.T., M.T
2. Azza Fadilah Person, S.H., M.H
3. Aisyah Atifah Personc.
Nama Menantu : 1. Latifah Alhaura, S.Kom., M.Kom2. Muhamad Arief Apriansyah, S.H., M.Hd. Nama Cucu : 1. Sheza Imani Alriz2. Fazian Aqmary Anarza
10. Saudara Kandung :
1. Naswa
2. Sulbina
3. Suraini
4. Elison, S.E
5. Harmison, S.E
6. Astati (almh)
7. Alamson

11. Riwayat Pendidikan :
1. SD Negeri 1 Banuayu (Tamat tahun 1981)
2. SMP Negeri 1 Lubuk Linggau (Tamat tahun 1984)
3. SMA Negeri 1 Lubuk Linggau (Tamat tahun 1987)
4. Fakultas Hukum USU (Tamat tahun 1992)
5. Pascasarjana Fakultas Hukum UNSRI (Tamat tahun 2003)

12. Riwayat Pekerjaan :
1. Staf Kanwil BPN Sumsel
2. Kepala Subseksi Kantor BPN OKI
3. Kepala Seksi BPN OKI
4. Kepala Seksi BPN Kota Medan
5. Kepala Kantor BPN OKU Timur
6. Kepala Kantor BPN OKU
7. Kepala Kantor BPN OKI
8. Kepala Kantor BPN Kota Prabumulih
9. Kepala Kantor BPN Kabupaten Musi Rawas
10. Kepala Kantor BPN Kota Palembang
11. Kepala Bidang Pengadaan/Pembebasan Tanah Kanwil BPN Sumsel

13. Riwayat Organisasi : 1. Pembina PCNU Kabupaten Muara Enim2. Pengurus dan Pembina Berbagai Bidang Organisasi Sosial dan Keagamaan.

Atas nama Edison, SH M. Hum sekeluarga mengucapkan selamat ibadah puasa mohon maaf lahir dan batin. (Salim).

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Sumatera Selatan – Ketua WRC PAN-RI Lembaga WATCH RELATION of CORRUPTION dan Pengawas Aset Negara Republik Indonesia (WRC PAN-RI) Sumsel meminta anggota divisi Pengawasan Dan Penindakan WRC PAN-RI Sumsel Dan Ketua Unit WRC PAN-RI Kota Prabumulih serius dalam menangani kasus-kasus Korupsi di wilayah Sumsel khususnya , instruksi langsung ia tujukan kepada ketua divisi Pengawasan Dan Penindakan WRC PAN-RI Sumsel Deni Wijaya dan anggota divisi nya . Suandi dan Tajudin, kemudian Ketua unit WRC PAN-RI Kota Prabumulih Pebrianto . 10-03-2024,

H.Zainal menyebutkan bahwa, saat ini ada pihak dinas terkait yang mengatakan ke empat anggota WRC PAN-RI ini tidak aktip lagi, hal ini akan saya pertanyakan karena sampai saat ini ke empat anggota saya , Deni Wijaya. Suandi. Tajudin dan Pebrianto tetap aktif , dan kalau masih meragukan saya minta konfirmasi saya langsung sebagai ketua dan konfirmasi lanjutan ke ketua umum WRC PAN-RI Arie Chandra Aziz, SH, MH,

lanjutnya Saat ini WRC PAN-RI Sumsel mendalami beberapa dugaan indikasi tindakan penyelewengan dana dari beberapa instansi di Sumsel khususnya, dan tak luput dari pengawasan dinas pendidikan terkait adanya dugaan penyelewengan aliran DANA BOS di seluruh SMA/SMK/SD/SMP yang ada di Sumatra Selatan . kami akan terus bergerak dan mengawal aset-aset negara tegasnya,

Lembaga Watch Relation of Corruption WRC PAN-RI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera melaporkan beberapa instansi berikut kecamatan dan Desa di Provinsi Sumatera Selatan dengan dugaan tindak pidana korupsi,

“H, Zainal Arifin mengatakan, Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2021 – 2023 ini bahwa setiap Desa wajib perkuat ketahanan pangan yang dianjurkan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk pemberdayaan

Namun dari pantauan kami WRC PAN-RI Banyak sekali terindikasi penyalahgunaan nya, begitupun Dengan instansi pemerintahan, lain nya, Seperti dinas-dinas pemerintahan di beberapa wilayah Sumatera Selatan,

“saya bersama dengan tim Anggota Divisi pengawasan dan penindakan Watch Relation of Corruption WRC PAN-RI Sumsel, Deni Wijaya, Suandi, Tajudin kemudian ada dari Unit WRC PAN-RI Kita Prabumulih PEBRIANTO, akan segera melaporkan dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021 – 2023 dan beberapa dinas terkait di sumsel dari beberapa kegiatan tersebut kami menduga Mark-up harga pembelian dan pengadaan barang jasa berikut anggaran Perjalanan dinas,” terang H, Zainal

Di sisi Lain Deni Wijaya Divisi Pengawasan Dan Penindakan WRC PAN-RI mengatakan Lembaga WRC PAN-RI SUMSEL ini bukan hanya menebak-nebak, namun pihaknya sudah mengantongi beberapa Data yang kita temukan dan cukup untuk bukti, dan kami akan menindaklanjuti ke tingkat lebih tinggi karena, di wilayah kami acuan dan aduan kami terkesan menemui jalan buntu paparnya.

“Setelah kami bandingkan dengan data yang kita dapat Dari BPK-RI sumsel Kita sudah siapkan berkas dengan berdasarkan bukti laporan anggota kita di lapangan,”

“Ia juga pertegas bahwa, Memang di setiap Tahunnya kami akan selalu memberikan rekapitulasi hasil pantauan dan pengawas Aset Negara Republik Indonesia di wilayah Sumsel khususnya jadi pihaknya akan segera melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ini kepada aparat penegak hukum pada hari yang sudah kami agendakan,

“Saya selaku Anggota Divisi pengawasan dan penindakan Watch Relation of Corruption WRC PAN-RI Sumsel juga berharap kepada Pihak Aparat Penegak hukum (APH) menanggapi laporan yang kami masukkan nantinya akan segera dapat ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum tanpa pandang bulu,” Harapnya. (Salim)

Editor : Bolok

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.