Liputanabn.com | Palembang-PMI Sumsel melaksanakan kegiatan pembukaan Donor Darah Cinta Sriwijaya dengan tema teteskan Darah untuk kehidupan,Bukan pertumpahan Darah yang sia-sia,kegiatan tersebut mengandeng Aktivis Pemuda Millenial,Media,Organisasi Pemuda,Komunitas dan Genk jadi pahlawan Kemanusiaan.

Kegiatan berlangsung bertempat di Kantor PMI Provinsi Sumsel Jl Kartini No 8 Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang.

Dalam kegiatan Tersebut Dihadiri :
(1)PJ Gubernur Sumsel diwakili Oleh H.Derga Karena sp.mm selaku Kabid Pdll,Bapenda Sumsel,
(2)Ketua PMI Sumsel diwakili Kepala Unit Donor Darah(kudd)PMI Sumsel Dr.Kemas Yacob R.sp.pk.
(3)Dirintelkam Polda Sumsel diwakili Panitia 1 Subdit IV Dirintelkam AKP Suandi,SH.
(4) Ketua Pelaksana Erik Agusdiansyah(Aktivis Pemuda Milenial FMB Sumsel.
(5)Beberapa element dari komunitas yang hadir seperti Holongan Sriwijaya Mania,Sucker tjeria Nusantara,kopas/kopi Astrea,original anggrek22,pecahan Genteng19,S2Area,pondok budee,kampung bawah,dolor Galo,lorong teratai,skateboard comunity,solidaritas skateboard,fmpp,FMB,ksmp,gema Wasri,Dema fisip UIN,himapali,berita Indonesia,inten news,berita terkini ,N News,Mersi24,dan Sumsel post.

Erik Agusdiansyah ketua pelaksana dalam sambutanya mengatakan”intinya kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka terselenggaranya kebaikan dalam bentuk donor darah dan menyikapi masih terjadinya permasalahan sosial yang terjadi khususnya dikalangan pemuda seperti tawuran dan kenakalan remaja,melalui kegiatan ini mengajak kepada teman – teman yang hadir untuk dapat menjadi pahlawan kemanusiaan melalui donor darah dan berbagi dengan sesama,sehingga menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat dan negara”ungkap Erik.

Ditempat yang sama DR. Kemas Yacob R.Sp.pk,selaku mewakili ketua PMI Sumsel,mengatakan”bahwa tema hari ini sangat bermanfaat dimana teteskan darah untuk kehidupan bukan meneteskan darah dalam aksi-aksi tawuran dan kenakalan remaja yang sia-sia,melalui donor darah ini kita berinteraksi dengan kebaikan demi kemanusiaan”.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi magnet agar lebih banyak komunitas yang tampil sebagai pahlawan kemanusiaan”.

Sementara itu Dir Intelkam yang diwakili Panit 1 Subdit 1V Dintelkam Polda Sumsel Mengatakan”Kondisi Sosial saat ini dimana masih terjadi penyimpangan,intinya kegiatan hari ini dinilai sangat baik dari para komunitas diKota Palembang,setiap tetes darah adalah harapan untuk yang membutuhkan jadi patut dikatakan sebagai tindakan yang sangat mulia,sebagaimana diketahui bersama,ditengah kondisi sosial saat ini dimana masih terjadi perilaku menyimpang yang melanggar norma dan hukum yang berlaku,khususnya oleh kalangan remaja seperti tawuran,merusak fasilitas umum dan kenakalan remaja.

“Yang menurut kami terjadi sebagai akibat kegagalan pada massa transisi akibat kesalahan dalam berinteraksi dan adanya bentuk pengabdian Sosial,untuk itu pada kesempatan ini kami berpesan tidak hanya kepada peserta yang hadir,namun kepada seluruh komunitas di Kota Palembang,sayangilah diri dan jaga lingkungan,jangan pernah merasa diri tidak berharga dan yakinlah apa yang ada pada diri kita berharga dan sangat bermanfaat bahkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,tutupnya.

Editor :Bolok

Liputanabn.com | PALEMBANG — H. Jamak Udin SH Resmi nahkodai DPC GRIB Jaya Kota Palembang. Tanggung jawab dan kecintaannya yang tinggi terhadap NKRI membuat Kiyai Jamak sapaannya terpilih sebagai Ketua DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Palembang, masa bakti 2024-2028.

Kiyai Jamak dan seluruh pengurus DPC GRIB Jaya Kota Palembang langsung dikukuhkan oleh Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel, Satria Amri Ramadhan, Sip MM, dirumah dinas walikota palembang, Jalan Tasik, Kambang Iwak, Jum’at 24 Mei 2024, dengan masa bakti 2024-2028.

Acara pengukuhan itu dihadiri Pj Walikota Palembang, Drs. Ratu Dewa, MSi, Ramli Suta Negara, Ketua DPD GRIB JAYA Sumsel, Satria Amri Ramadhan, Sip MM beserta pengurus, pengurus DPC GRIB JAYA Kabupaten, Pengurus PPM, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Sumsel, Nur Syamsu, Ketua DPRD kota Palembang, Zainal Abidin, perwakilan Kapolresta Palembang, perwakilan Dandim serta berbagai ORMAS.

Setelah dikukuhkan sekaligus diberi Pataka oleh Satria Amri Ramadhan, H. Jamak Udin SH menyatakan siap memimpin GRIB Jaya Kota Palembang menuju masa depan yang lebih baik. “Saya hanya mohon kepada Allah SWT agar diberikan kemampuan dalam menjalankan roda organisasi GRIB Jaya ini.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPC GRIB JAYA kota Palembang, H. Jamak Udin, SH mengucap syukur Alhamdulillah atas pengukuhan hari ini serta terima kasih kepada tamu undangan yang hadir pada hari ini.

“Terima kasih kepada semua yang sudah bahu membahu terselenggaranya acara ini dan dapat berjalan dengan baik. Ini merupakan amanah yang harus kita jalankan bersama, kedepan bisa menjalankan roda organisasi dan menjalankan visi dan misi GRIB JAYA,” ujar Kiyai Jamak sapaan akrabnya.

Kiyai Jamak berharap kedepan Insyallah DPC GRIB JAYA dapat bekerjasama dan menjadi mitra dalam pembagunan kota Palembang. “Alhamdulillah 18 kecamatan GRIB JAYA sudah terbentuk,” ujar Kiyai Jamak.

Ditempat yang sama, Ketua DPD GRIB JAYA Sumsel, Satria Amri Ramadhan mengucap syukur Alhamdulillah atas pengukuhan DPC GRIB JAYA kota Palembang pada hari ini berjalan lancar.

“Saya berharap DPC GRIB JAYA kota Palembang Semoga dapat berkembang dan maju serta dapat berkontribusi untuk kota Palembang dan bermitra dengan pemerintah kota Palembang, serta dapat menjadi contoh baik bagi organisasi yang ada di kota Palembang,” ungkap Amri sapaan akrabnya.

Amri menyebut, DPC GRIB Jaya 17 kabupaten kota sudah terbentuk dan baru 1 yang dikukuhkan yakni kota Palembang yang dikomandoi H. Jamak Udin, SH. “Terima kasih juga kepada semua senior- senior disini dan berilah masukan dan nasehat untuk junior – junior yang ada disini serta dapat menyalurkan aspirasi masyarakat,” pungkas Amri.

Sementara itu, Pj Walikota Palembang, Drs. Ratu Dewa, MSi mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus DPC GRIB JAYA kota Palembang yang telah dikukuhkan pada hari ini semoga menjadi amanah dalam mengemban tugas dan dapat berkontribusi untuk kota Palembang.

“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada Pengurus DPC GRIB JAYA kota Palembang dengan harapan untuk segera berkonsolidasi dengan pemerintah kota Palembang, sehingga bisa bersinergi dalam pembagunan kota Palembang. Kita membuka selebar-lebarnya untuk bersinergi dengan pemerintah kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.

Ratu Dewa berharap, semoga DPC GRIB Jaya kota Palembang benar-benar bisa mewujudkan gerakan yang positif. “Bisa berbagi kebersamaan dan nilai- nilai sosial untuk masyarakat kota Palembang. Sekali lagi semoga sukses untuk GRIB JAYA kota Palembang,” harap Ratu Dewa. (Tim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Palembang-Diwilayah Sumsel masih ditemukan adanya hiburan musik remix pada acara hajatan baik disiang hari maupun pada waktu malam hari,dalam beberapa waktu terakhi,sedikitnya telah terjadi 3 (Tiga) kali kejadian meninggalnya seorang diduga overdosis karena mengkonsumsi narkoba saat menikmati music remix Di Kabupaten Banyuasin pada bulan Februari 2024 dimana seorang perempuan diketahui bernama Riska meninggal dunia akibat overdosis

Lalu kejadian serupa terjadi kembali pada bulan Mei tahun 2024 Di Kabupaten Muratara dan Kabupaten Oki yang juga berakibat meninggalnya seorang laki-laki yang diduga overdosis saat menikmati hiburan house musik di pesta hajatan

Dalam acara orgen tunggal,hiburan masyarakat yang menyajikan Musik remix,rentan dijadikan sebagai tempat Penyalagunaan peredaran narkoba dan minuman keras.namun orgen tunggal musik remix juga bisa menimbulkan pertikaian yang mengakibatkan meninggal dunia,namun pelaranga tersebut hanya terhadap pilihan musik atau lagunya saja musik remix atau house musik dan bukan untuk keberadaan hiburan orgen tunggal atau sejenisnya

Peran serta dari insan media juga dirasa sangat penting dalam mensosialisasikan himbauan dan kebijakan pelarangan yang telah diterapkan oleh Pemerintah baik penyebaran di media online,media cetak maupun di media sosial,sehingga pesan yang di sampaikan dapat dipahami dan ditaati oleh seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan masyarakat yang kondusif di Propinsi Sumatra Selatan.

Menyikapi akan hal ini sejumlah awak media yang tergabung di dalam Asosiasi wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sumsel menggelar aksi damai demi mendukung upaya Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachman Wibowo melarang keras masyarakat untuk memutar musik Remik atau House musik pada saat pesta rakyat atau hajatan,aksi damai ini digelar di 4 titik lokasi yakni bundaran air mancur,simpang DPRD Provinsi,simpang lampu merah demang lebar Daun dan simpang lampu merah Jakabaring,Rabu(22/05/2024)

Dalam gelaran aksi nya Jhoni Antoni selaku Wakil Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia(AWPI ) Sumsel mengatakan,aksi damai ini sebagai wujud dukungan Kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachman Wibowo dalam upaya melarang masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya dan masyarakat Palembang khususnya memutar musik Remik atau House musik saat pesta rakyat atau hajatan.

“Kami dari Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sumsel sangat mengapresiasi serta memberikan dukungan penuh Kepada Bapak Kapolda Sumsel yang telah berupaya Memberikan Larangan ini,” Ucap Jhoni

Ia berharap kepada masyarakat agar dapat berkerja sama dengan memberikan informasi kepada masyarakat agar dapat berkerja sama dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya hiburan orgen tunggal dengan menyetel musik remix agar segera laporkan ke WhatsApp bantuan polisi Polda Sumsel 0813-70002-110 sehingga dapat segera ditindak lanjuti, tutupnya.

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Sumsel – Kabar duka menyelimuti dunia Jurnalis Indonesia, khususnya Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia)

Junaidi, seorang Jurnalis Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan, yang merupakan anggota aktif IWO Indonesia, dinyatakan meninggal dunia karena tertusuk benda tajam di bagian leher.

Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, kejadian yang menyebabkan meninggalnya Junaidi karena perkelahian yang terjadi di Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan pada kamis (09/05/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kabar duka ini terang saja sudah menggugah hati Insan pers seluruh Indonesia, utamanya seluruh anggota Sekber Wartawan Indonesia (SWI)

Ketua SWI Sumsel Alex Pandawa Lima, mengucapkan belasungkawa sebesar – besarnya atas meninggalnya Jurnalis Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan, Junaidi yang juga anggota organisasi IWO Indonesia Kabupaten Empat Lawang.

“Kami atas nama Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Sumsel mengucapkan belasungkawa yang sebesar – besarnya atas meninggalnya Rekan kita Junaidi Jurnalis IWO Indonesia Kabupaten Empat Lawang pada Kamis (09/05/24) kemarin,” ucap Alex

Pria yang akrab dipanggil “Alek Pandawa Lima” ini menegaskanterlepas dari apa penyebabnya sehingga (informasinya) terjadi perkelahian yang mengakibatkan Korban (Junaidi) meninggal dunia, dirinya mengutuk keras kejadian itu.

“Saya Selaku Ketua SWI Sumsel mengutuk keras atas kejadian penusukan Saudara Jurnaidi yamg mengakibatkan meninggal dunia,” ucap Alex , Minggu (12/05/2024).

Permasalahan itu, kata ALEX harus menjadi atensi pihak kepolisian Polda Sumsel untuk segera menangkap para pelaku penusukan yang berakibat meninggalnya korban Junaidi.

“Kami minta Polda Sumsel segera dapat menangkap para pelaku penusukan terhadap korban saudara Junaidi, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,” tegas ALEX

Editor : Bolok

Liputanabn.com Sumatera Selatan – Pasca adanya kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Anti-Corruption Academy 2024 pada Juni mendatang. H. Zainal Arifin Hulaf. S.IP Panggil Anggota Divisi Pengawasan dan Penindakan Watch relation off Corruption WRC PAN-RI Sumsel ” Deni Wijaya ” untuk datang Ke kantor WRC PAN-RI Sumsel Di Palembang ” Senin 15-04-2024 yang mana dalam intruksi nya untuk mendukung program KPK-RI 2024. Minggu (14-04-2024)

Program ini bertujuan untuk melatih pendidik dalam mengimplementasikan pendidikan antikorupsi di tingkat satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas Jejaring Pendidikan KPK Ramah Handoko dalam Webinar Implementasi Pendidikan Antikorupsi Jenjang Pauddasmen.

“Ini adalah sebuah peningkatan kapasitas bagi pendidik, secara khusus untuk kepala sekolah, kepala madrasah, dan guru untuk bisa mengembangkan konsep implementasi pendidikan antikorupsi yang sesuai dengan strategi nasional yang sudah KPK susun,” jelasnya, seperti dikutip dari kanal YouTube KPK RI, pada Senin (18/3/2024). yang lalu.

Tahun ini, kegiatan tersebut akan mengusung tema “Mari Beraksi Membangun Sekolah dan Madrasah Generasi Antikorupsi”.

Dalam kegiatan tersebut, KPK bersinergi dengan seluruh provinsi hingga kabupaten/kota untuk mengimplementasikan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi di tingkat pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah.

Adapun KPK bermitra dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan payung regulasi implementasi pendidikan antikorupsi.

Ramah berharap pendampingan ini dapat menjadi referensi bagi sekolah dan madrasah di Indonesia untuk melakukan implementasi pendidikan antikorupsi dengan tepat.

Lebih lanjut, Ramah mengimbau kepada setiap sekolah dan madrasah untuk melaporkan data baru implementasi pendidikan antikorupsi tingkat satuan pendidikan melalui modul monev pendidikan antikorupsi.

Sekolah bisa melakukan pelaporan melalui platform jaga.id, sedangkan untuk madrasah melalui platform EMIS Kementerian Agama.

Ramah menuturkan pengisian data tersebut bisa dilakukan hingga 30 April 2024.

Adapun peserta yang terpilih adalah satu sekolah dari setiap jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, serta satu madrasah dari setiap jenjang RA, MI, MTs, dan MA/K.

Jadi totalnya ada sembilan sekolah dan madrasah yang terpilih setelah data dari jaga.id dam EMIS Kemenag disaring dan dikurasi.

Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan pengumuman peserta sekolah dan madrasah yang terpilih pada 3 Juni 2024 melalui kanal resmi KPK.

Masing-masing sekolah akan diminta mengirimkan satu orang struktural dari unsur kepala sekolah atau salah satu wakil sekolah di bidang terkait, dan dua orang guru.

Ramah mengatakan sekolah yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan inti Anti-Corruption Academy 2024 secara gratis.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK selama lima hari pada tanggal 24-28 Juni 2024.

Tahapan ini akan menajamkan kegiatan implementasi pendidikan antikorupsi sekolah atau di madrasah agar menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak.

Harapannya, akan terjadi pengembangan karakter integritas peserta didik, pengembangan budaya integritas sekolah, dan pembangunan ekosistem sekolah yang berintegritas.

Lalu tahapan pendampingan akan dilakukan di sekolah dan madrasah masing-masing peserta dalam rentang waktu tiga bulan pada AgustusOktober 2024.

Ramah menegaskan semua kegiatan dalam rangkaian Anti-Corruption Academy 2024 mulai dari sosialisasi hingga pendampingan tidak dipungut biaya. (*)

Bersumber keterangan di atas sebagai anggota  Lembaga Pengawasan Aset Negara  Hukum. Zainal Arifin Hulaf. S.ip Menekan Deni Wijaya Sebagai Anggota Untuk turut andil mendukung Program KPK-RI tersebut. Terkhusus Di wilayah Sumatera Selatan. Pungkas Hulaf. Zainal (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Palembang – Raudhatul Athfal Insani Taqwim yang beralamat di Jalan Sentosa Lorong Keluarga Gang Mega Mendung No.1237 RT.27 Rw.07 Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dengan Status Sekolah Swasta dan bentuk pendidikan yaitu RA,tempat Pendidikan ini sudah memiliki kelengkapan dalam administrasi dari Kementrian Agama bahkan untuk No.SK.Pendirian : B-366/KW.06.4.5/KS.0.2/07/2017 dengan Tanggal Pendirian 31 – 07- 2017 dan Nomor SK Operasional : 756 Tahun 2017 serta sudah terakreditasi ( B).

Ditambah lagi tempat pendidikan yang khusus anak dari usia 4-5 Tahun ini merupakan pendidikan yang berbasis agama islam dengan program – program belajar dengan prioritas islami. Maka tidak heran jika anak – anak lulusan dari RA Insani Taqwim dipastikan sudah bisa belajar sholat, mengaji, membaca bahkan mempunyai etika yang tinggi terhadap orang yang lebih tua.

Di Bulan Suci Ramdahan yang penuh dengan keberkahan ini RA Insani Taqwim menyelenggarakan agenda acara Buka Bersama dengan Orang Tua siswa dan siswanya di sekolah tersebut. Bermaksud dengan acara tersebut akan menjalin silahturahim yang kuat antara tenaga pengajar dan orang tua siswa. Bahkan dengan agenda tersebut akan menjadi moment tersendiri bagi orang tua siswa serta tenaga pengajar yang sebentar lagi akan selesai untuk angkatan 2022 – 2023. Kegiatan Buka Bersama tersebut dilaksanakan pada hari sabtu, 30 Maret 2024 di Gedung RA Insani Taqwim dengan Jumlah Peserta antara siswa dan orang Tuanya serta Tenaga pengajar kurang lebih berjumlah 100 Orang.

“ Saya Mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara buka bersama di RA Insani Taqwim pada hari ini, saya selaku kepala sekolah mengucapkan permohonan maaf jika dalam mendidik buah hati bapak / ibu masih banyak kekurangan tetapi yakin lah bahwa kami tenaga pengajar di sini mendidik anak – anak ibu seperti kami mendidik anak – anak kami sendiri. Yang jelas kami mau anak – anak ketika lulus dari RA Insani Taqwim harus sudah bisa sholat, mengaji, membaca dan memahami nilai – nilai agama islam serta mempunyai etika kepada orang tua dan orang yang lebih tua,” Ujar Beti Suhandayani,S.Pd Selaku kepala Sekolah RA Insani Taqwim.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan yang antusias dari orang Tua siswa yang anaknya menempuh pendidikan di RA Insani Taqwin karena dengan agenda tersebut bisa menjadikan ajang silahturahim antara orang tua siswa dan tenaga pengajar. Dan yang tak luput dari salah satu orang tua siswa yang kedua anaknya bersekolah di RA Insani Taqwim merasa sangat senang dengan kegiatan Buka Bersama tersebut.

“ Saya sangat senang sekali dengan agenda Buka Bersama yang dilaksanakan oleh RA Insani Taqwim, apalagi sebelum berbuka puasa tadi ada di isi oleh cerita tentang islam dan ada ceramah ustad tadi bahkan ada game yang disertakan pertanyaan tentang islam dan ada hadiahnya.Saya sengaja menyempatkan untuk hadir ke RA Insani Taqwim karena putra pertama saya Rasyid dan Putri Kedua Saya Rabiza sekolah di sini dan tak lupa saya pun ajak suami untuk menghadiri buka bersama tersebut,” Ujar Rina Yuliza.S.Sos Selaku Orang Tua Siswa di RA Insani Taqwim (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Lembaga Aliansi Indonesia Basus D88,melakukan investigasi dan mengumpulkan data serta keterangan dari para siswa / orang tua wali,terkait adanya dugaan Pungli berkedok Sumbangan komite.

Taufik hermanto,selaku ketua DPC L.A.I Basus D88.Muara Enim,telah melakukan investigasi dari tahun 2022 s/d 2024 ini,hasilnya pun mengejutkan bahwa praktek pungli tersebut masih marak di sekolah tingkat menengah atas,kejuruan dan madrasah aliyah yang notabennya Sekolah Negeri,dibeberapa kabupaten diwilayah provinsi sumatera selatan,yang salah satu contoh nya dikabupaten Muara enim dan Lahat,banyak modus oknum pungli memungut biaya berkedok sumbangan dilingkungan sekolah yang besaran biayanya berfariatif,ujarnya.

Diterangkan dalam ketentuan Pasal 9 Ayat (1) Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan menyebutkan satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan Pemerintah, dan/atau Pemerintah Daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

“Kemudian dalam Pasal 181 huruf di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 menyebutkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, baik Perseorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Maka berdasarkan rujukan diatas dan beberapa alat bukti seperti rekaman vidio siswa bersama wali murid,dan alat pembayaran yang katanya adalah sumbangan komite,tersebut Dalam waktu dekat pihak nya akan berkoordinasi dan menyerahkan laporan pengaduan kepada kementrian pendidikan dan kebudayaan dijakarta.

Taufik pun menerangkan semua ini dilakukan agar dunia pendidikan Provinsi sumatera selatan mengevaluasi jajarannya,pasalnya menurutnya bahwa tidak semua orang tua siswa mampu untuk membayarnya,apa lagi dengan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini bisa dikatakan sulit.

Disini pemerintah Provinsi dan aparat penegak hukum ditantang untuk berani menindak oknum Pungli dilingkungan sekolah,agar ada efek jera bagi pelaku lainnya,ingat kita bukan menyerang dunia pendidikan,namun kita membrantas para oknum Pungli nya,tegasnya.

Sampai berita ini terbit kami pihak media sudah mencoba konfirmasi ke pihak yg membidangi di dinas pendidikan dan kebudayaan Prov.Sumatera selatan ( pak Joko Edi dan Misral ) namun belum ada tanggapan dari pihak terkait. (Salim)

Editor : Bolok

 

Liputanabn.com | Palembang – Pada hari Senin tanggal (18/03/2024) Melaporkan Ke Mapolda Sumatra Selatan

Dugaan intimidasi dan arogansi yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Partai, Tindak Pidana Perbuatan tidak menyenangkan dan atau Tidak Pidana Pemaksaan dengan Ancaman sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana di maksudkan dalam pasal 335 KUHP, yang terjadi di kantor DPD partai PBB Palembang titik koordinat Lorok Pakjo Ilir Barat 1 Kota Palembang Sumsel.

Muhammad Khairul Akmal SH ECIH (www.adv-akmal.com) Pengacara wartawan B dan R menjelaskan, Bahwasanya Pada saat ini kita dari penasehat hukum Isinial B melaporkan perbuatan tidak menyenangkan dan atau Pemaksaan dengan Ancaman sesuai dengan pasal 335 KUHP, substansinya kita melaporkan salah satu oknum anggota partai di kota Palembang.

Dimana klien kita telah diundang kekantor partai tersebut, klien kita mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan Pemaksaan dengan Ancaman sesuai dengan pasal 335 KUHP, Kita melaporkan perbuatan tidak menyenangkan,” Jelas Advocate Akmal, SH., ECIH (Pengacara dari B)

Awal klien kami diundang oleh partai tersebut, karena adanya pemberitaan, dan mereka ingin pemberitaan itu di hapus dan melakukan minta maaf di media nasional, dan ada kalimat-kalimat pengancaman seperti itu.

“Kami minta hukum itu ditegakkan (Law Enforcement), dan pihak berwajib Segera Memanggil Oknum kader partai tersebut. Sering kali saya denger teman-teman media sering di intimidasi,” Ujarnya. ( Tim )

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Palembang – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( APDESI) Provinsi Sumatera Selatan menggelar agenda Silahturahmi dan Rembuk Desa Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 yang di hadiri seluruh Dewan Pimpinan Cabang APDESI Se Sumsel dan Organisasi Kepala Desa lainnya di Provinsi Sumatera Selatan serta agenda acara tersebut di buka oleh PJ Gubernur Sumatera Selatan dalam hal ini di wakili oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Palembang, hari Sabtu, 15 Maret 2024 di hotel Duta Syariah dengan jumlah peserta kurang lebih sekitar 150 Orang yang merupakan Pengurus dari organisasi yang datang.

Kemudian pada agenda silahturahmi dan Rembuk Desa Ke 5 ( Empat) Organisasi Desa yang ada di Sumatera Selatan langsung di hadiri oleh Para Ketua – Ketua nya APDESI Sumatera Selatan dengan Ketua SOHIDIN,SH, Asosiasi Kades Seluruh Indonesia ( AKSI) dengan ketua Ali Aman, Forum Kepala Desa Sriwijaya dengan Ketua Angga AFT,S.Sos,Persatuang Perangkat Desa Indonesia ( PPDI) dengan ketua Joni Afendi,S.Pd dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional( ABPEDNAS) dengan Ketua Abdul Rohim.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini disampaikan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena bisa duduk bersama dan menyatukan organisasi Aparatur Pemerintah Desa yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Pada moment bulan suci Ramadhan ini bulan yang penuh rahmat dan barokah akan menambah nilai ibadah dengan memperbanyak silahturahmi, dengan duduk bersama dapat melakukan Sinergisitas, berkolaborasi dan kolboratif untuk bisa sharing terkait kemajuan masyarakat desa.

“Pengurus dan aparatur pemerintah Desa dari APDESI, AKSI, Forum Kepala Desa Sriwijaya termasuk wadah dari perangkat desa PPDI dan ABPEDNAS Provinsi Sumatera Selatan duduk bersama untuk melakukan sinergitas, kolaborasi dan kolaboratif bagaimana berusaha untuk mewujudkan tugas dan fungsi dari pada masing – masing baik sebagai kepala desa, Perangkat Desa dan BPD untuk membangun desanya masing – masing guna mencapai masyarakat yang maju dan sejahtera dan tentunya ini dalam rangka kita bagaimna menjadikan desa ini menjadi desa yang maju, desa yang mandiri berdaya saing dan berkelanjutan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Oleh sebab itu hari ini kita melakukan rembuk duduk bersama bagaimna kita bisa melakukan dan mendorong substansi – substansi dari pada revisi UU nomor 6 Tahun 2014 dalam rangka mengisi dari pada subanstansi tersebut. Kita duduk bagaimana keberlanjutan ADD nya, masa kerja kades, Operasional dan sebagainya. Hal ini lah yang akan di bawa ke pusat untuk sebagai masukan pengurus bagi aparatur pemerintah desa yang ada di provinsi sumatera selatan ke pemerintah Pusat ,” Ujar Dr.H.M.Senen Har selaku PLT Kepala Dinas PMD Sumatera Selatan.

Adapun hasil dari Rembuk Desa dari 5 ( Lima) Organisasi Desa menghasil beberapa point dalam bentuk kesepakatan serta sudah ditandatangani oleh ketua – ketua Organisasi desa serta disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kesepakatan yang dilakukan oleh para Ketua Organisasi Desa yaitu :
1. APDESI, Meminta Kerja sama Supervisi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan APH untuk perlindungan Hukum penyelenggara dan penggunaan Dana Desa
2. AKSI, Berharap bantuan Gubernur Rp.200.000.000,-dan Menginginkan Peningkatan Anggaran dana Buat LPM,RT,Adat,Linmas dan PKK
3. Forum Kepala Desa Sriwijaya, Menginginkan Bantuan Gubernur Rp.200.000.000,- dan diadakannya Kantor Desa
4. PPDI, menginginkan kejelasan SILTAB pernagkat Desa yang jelas, adanya pemberhentian pernagkat Desa dengan secara Prosedur.
5. ABPEDNAS, berharap mendapatkan bagian dari bantuan Gubernur Rp.200.000.000,- dan Tunjangan BPD

Ketua DPD APDESI Provinsi Sumatera Selatan juga mengatakan semoga dengan kesepakatan hasil dari rembukan ini akan menjadi perhatian Pemerintah khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan juga semoga akan membuat Organisasi Desa di Sumsel akan bertambah Kompak serta Kuat.

“ Jadi, hasil rembukan organisasi desa yang hadir pada hari ini atau 5 organisasi desa yang hanya ada di sumsel menghasilkan beberapa point yang intinya yaitu Perlindungan Hukum Ke Kepala Desa agar bisa focus menjalankan keinerjanya. Bantuan Gubernur yang pernah terealisasi kemudian hilang haruslah tetap di jalankan mengingat kesejahteraan masyarakat di desa. Dan yang pasti ini bukan rembukan yang pertama dan terakahir tapi akan ada lanjutannya. Dan kita tetap bersatu dna kompak untuk bisa saling memberikan dukungan antara organisasi yang satu dengan lainnya ,” Ungkap Sohidin,SH selaku Ketua DPD APDESI Provinsi Sumatera Selatan. (Salim)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Palembang – Puluhan aktivis di Sumsel yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Sumsel kembali mendatangi kantor Gubernur untuk menyampaikan aspirasi mendesak Pj. Gubernur agar segera merekomendasikan untuk mengevaluasi Pj. Bupati Muara Enim karena diduga gagal dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal ini sebagaimana dikatakan langsung oleh salah satu perwakilan massa aksi yakni dari Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal saat aksi di kantor Pemprov Sumsel mengatakan bahwa menyikapi situasi politik yang sedang terjadi di Kabupaten Muara Enim saat ini, maka Aliansi Aktivis Sumsel
menyampaikan kepada Pj.Gubernur Sumsel, sebagai bahan pertimbangan untuk disampaikan kepada Kemendagri dalam catatan evaluasi kinerja pejabat Kepala Daerah.

“Kita menilai Pj. Bupati Muara Enim, dari sisi kinerjanya diduga telah gagal dalam membawa kabupaten Muara Enim menjadi lebih baik lagi, lantaran bahwa berdasarkan data yang kami dapat dari BPS Sumsel per februari 2024 kabupaten Muara Enim, menempati angka inflasi paling tinggi se Sumsel sebesar 4,63 persen dengan IHK 106,98. Ini menunjukan bahwa selama masa jabatannya sebagai PJ Bupati Muara Enim, tidak mampu dalam capaian kinerja yang signifikan mengendalikan inflasi, sedangkan pengendalian inflasi merupakan atensi oleh Pemerintah Pusat,” ujar Sandi.

Rahmad Sandi juga menyampaikan, jika Inflasi tertinggi yang dialami kabupaten Muara Enim ini tentunya akan berdampak buruk pada indikator capaian kinerja Pj. Gubernur Sumsel, dalam indikator pengendalian Inflasi ditingkat Provinsi Sumatera Selatan.

“Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut diatas, kami berharap kepada PJ Gubernur Sumsel untuk segera menindaklanjuti laporan ini, dengan merekomendasikan kepada Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.
untuk mengevaluasi kinerja Pj Bupati Muara Enim dari jabatannya, dan segera mencari pengganti yang lebih berkompeten, paham tentang bagaimana cara menjalankan roda Pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Kinerja Pj.Bupati Muara Enim, Ahmad Rizali sepertinya tidak selaras dengan cita-cita Presiden RI dan Kementerian Dalam Negeri.
Nawacita Presiden Ri dan Mendagri ini hanya dianggap seperti angin lalu saja oleh Pj. Bupati Muara Enim yang diduga terkenal anti kritik, sewenang-wenang dalam menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu, Iqbal Tawakal yang juga merupakan salah satu massa aksi dari KPK-Nusantara Kota Palembang saat ditanyai terkait aksi demo tersebut mengatakan bahwa Pj. Bupati sebagai Pejabat Publik tentunya harus lebih professional dalam menjalankan tugas
dan tentunya dapat menjaga kondusfitas daerah sampai proses pemilukada 2024 selesai. PJ Bupati Muara Enim diduga telah menciderai demokrasi dengan Tindakan melakukan ancaman dengan melaporkan kawan kami dari elemen insan pers dan penggiat anti korupsi ke Polda Sumsel, lantaran adanya pengaduan Masyarakat terhadap laporan dugaan korupsi di Dinas Perdagangan Prov. Sumsel TA. 2021, kata Iqbal.

“Hal-hal seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi, seyogyanya seorang kepala daerah tidak boleh anti kritik apalagi kritik yang sifatnya membangun, tentunya yang paling penting adalah seorang Kepala Daerah yang dijabat oleh seorang PJ harus lebih mengedepankan kinerjanya dalam membangun daerah dan melayani masyarakat. Maka, kami yang tergabung dalam aksi secara damai hari ini bersolidaritas menyampaikan apa yang
sebenarnya terjadi bahwa benar kinerja PJ Bupati Muara Enim telah gagal membawa Kabupaten Muara Enim menjadi lebih baik,” imbuhnya  (Salim)

Editor ; Bolok

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.