Arus Balik Lebaran, ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang

oleh -2766 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | BAKAHEUNI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat kesiapan layanan dalam menghadapi arus balik Lebaran dengan menempatkan petugas selama 24 jam di sejumlah titik strategis, termasuk buffer zone dan area parkir penyangga. Pengaturan dilakukan dengan sistem bergantian, di mana sebagian petugas bertugas hingga malam hari dan dilanjutkan oleh petugas berikutnya hingga pagi.

Direktur ASDP Heru Widodo memastikan bahwa sistem tiket tetap berlaku normal dan digunakan secara konsisten untuk mengatur arus penumpang dan kendaraan. Rata-rata pergerakan penumpang tercatat mencapai sekitar 18 ribu orang per hari.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 233.300 orang atau sekitar 49 persen dari total pemudik yang menyeberang ke Sumatra telah kembali ke Pulau Jawa. Sementara itu, masih terdapat sekitar 454.641 orang atau 51 persen yang belum kembali. Untuk kendaraan, tercatat sebanyak 18.267 unit atau 49 persen telah kembali ke Jawa, sedangkan sisanya masih dalam proses arus balik.

Meski kondisi pergerakan penumpang pada hari ini terpantau mulai melandai, ASDP tetap mengantisipasi potensi lonjakan dalam beberapa gelombang ke depan, khususnya pada malam hari serta pada tanggal 28 dan 29. Oleh karena itu, berbagai kesiapan terus dimatangkan guna menghindari kepadatan di pelabuhan.

Dari data reservasi, tercatat jumlah kendaraan yang telah melakukan pemesanan tiket mencapai 118.297 unit. Namun, tidak seluruhnya telah melakukan check-in atau memasuki pelabuhan. Hingga pukul 14.00 WIB, sekitar 10 ribu kendaraan telah berhasil diberangkatkan, sementara sisanya diperkirakan akan tiba dan menyeberang pada malam hari.

Terkait kemungkinan penambahan armada di lokasi tertentu, ASDP menyatakan siap menjalankan penugasan apabila ada arahan dari pemerintah. Namun hingga saat ini, belum terdapat instruksi resmi untuk penerapan kebijakan tambahan di luar skema yang sudah berjalan.

ASDP juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Perilaku saling mendahului atau menyerobot antrean dinilai dapat mengganggu kelancaran dan kenyamanan bersama.

“Kami harap seluruh pengguna jasa, baik pengendara maupun pejalan kaki, dapat mengikuti aturan yang ada agar perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tujuan,”Hery Widodo Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat konferensi pers.

Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, ASDP menyebut belum ada perubahan skema layanan. Pola penanganan masih mengikuti kebijakan yang telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. ( Yeni Eka Wati)

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.