ASDP Uji Coba One Gate System di Pelabuhan Merak, Arus Kendaraan Ditata Lebih Tertib dan Aman

oleh -37 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | MERAK – mulai memberlakukan uji coba One Gate System di kawasan sejak 25 Mei 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah meningkatkan ketertiban, pengawasan, serta kelancaran arus kendaraan di area pelabuhan.

Melalui sistem tersebut, akses masuk kendaraan yang sebelumnya menggunakan dua jalur kini disatukan menjadi satu pintu utama. Uji coba dilakukan untuk melihat efektivitas pengaturan lalu lintas kendaraan sekaligus meminimalisir potensi kepadatan di kawasan pelabuhan penyeberangan tersibuk di Indonesia tersebut.

General Manager Cabang Merak, Umar Imran Batubara, mengatakan penerapan sistem ini masih dalam tahap percobaan dan evaluasi guna memastikan implementasi berjalan optimal di lapangan.

“Kami melaksanakan sterilisasi dan uji coba One Gate System di Pelabuhan Merak. Yang sebelumnya melalui dua jalur pintu masuk, kini dicoba menjadi satu jalur. Kendaraan yang sebelumnya masuk dari dermaga reguler kini dialihkan melalui pintu eksekutif, namun pelaksanaan ini masih dalam tahap uji coba,” ujar Umar Imran Batubara saat sosialisasi di Pelabuhan Merak.

Menurutnya, pengujian juga akan dilakukan pada malam hari untuk memetakan potensi kendala operasional sebelum sistem diterapkan secara permanen.

“Nanti malam kami juga akan melakukan uji coba One Gate System untuk melihat berbagai kendala dan bahan evaluasi ke depan. Sterilisasi ini diharapkan membuat area pelabuhan lebih tertata sehingga yang masuk benar-benar pihak yang berkepentingan,” katanya.

Ia menambahkan, banyaknya akses masuk selama ini membuat pengawasan dan pengendalian di kawasan pelabuhan menjadi lebih kompleks. Dengan penerapan satu pintu akses, pengawasan oleh petugas keamanan dan personel BKO diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

“Dengan One Gate System ini, pengawasan dari petugas keamanan dan BKO diharapkan menjadi lebih efektif sehingga situasi di kawasan pelabuhan dapat lebih tertib, aman, dan lancar,” lanjutnya.

Meski demikian, pihak ASDP menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap dampak penerapan sistem tersebut, terutama terkait potensi antrean kendaraan di luar kawasan pelabuhan.

“Apabila dalam pelaksanaannya menimbulkan kepadatan hingga ke luar kawasan pelabuhan, tentu akan menjadi bahan evaluasi kami. Harapannya sistem ini dapat berjalan baik, namun saat ini masih dalam tahap uji coba sambil melihat berbagai kendala yang ada,” pungkasnya.(yeni eka wati)

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.