Kapolda Sumsel Dorong Transformasi Pengawasan Berbasis Data untuk Dukung Program Prioritas Nasional

oleh -56 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat transformasi tata kelola institusi yang bersih, modern, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan berbasis data digital. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) Itwasda Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Pengawasan yang digelar di Ballroom Hotel The Alts Palembang, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sebagai bentuk komitmen institusi dalam memperkuat sistem pengawasan internal yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Transformasi pengawasan ini dipandang sebagai fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan program pembangunan nasional dan optimalisasi pelayanan publik kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.

Rakerwas Itwasda 2026 diikuti oleh para Auditor Kepolisian Madya, Wakapolres, Kasiwas, operator satker, serta personel pengemban fungsi pengawasan dari seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan. Forum ini juga menghadirkan unsur pengawasan eksternal dari Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan guna memperkuat objektivitas evaluasi organisasi.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat integritas, serta meningkatkan kemampuan personel pengawasan dalam menghadapi tantangan institusi yang semakin kompleks di era digital. Pengawasan tidak lagi hanya berorientasi pada pencarian kesalahan administratif, tetapi diarahkan menjadi instrumen pembinaan dan perbaikan sistem organisasi secara berkelanjutan.

Langkah penguatan fungsi pengawasan tersebut berjalan sejalan dengan kebijakan Program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada aspek Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Melalui digitalisasi sistem pengawasan, Polda Sumatera Selatan mendukung penuh agenda reformasi birokrasi pemerintah pusat dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan terpercaya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai penguatan sistem pengawasan berbasis elektronik, tata kelola audit modern, hingga strategi mitigasi risiko organisasi melalui pemanfaatan basis data digital terintegrasi. Sistem tersebut diharapkan mampu meminimalisasi maladministrasi, memperkuat kesinambungan program kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepolisian kepada masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa transformasi digital dalam pengawasan merupakan kebutuhan mendesak agar institusi Polri mampu bergerak lebih cepat, akurat, dan akuntabel dalam menjalankan tugas.

“Pada era digital saat ini, pengawasan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ke depan, perlu kita dorong penguatan sistem digital seperti e-Wasda maupun e-audit guna mendukung proses verifikasi, pemeriksaan, dan dokumentasi pengawasan yang lebih tertib, transparan, dan efektif,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Dalam arahannya, Kapolda Sumsel juga menekankan pentingnya integritas pribadi setiap personel pengawas sebagai fondasi utama menjaga marwah institusi Polri.

“Tidak mungkin kita membersihkan ruangan dengan sapu yang kotor. Jika sapunya kotor, maka ruangan bukan menjadi bersih, tetapi justru semakin kotor. Karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri untuk menjadi sapu-sapu yang bersih bagi institusi Polri,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan lembaga pengawas eksternal dalam forum tersebut menjadi bukti nyata keterbukaan institusi Polri terhadap penguatan sistem kontrol yang profesional dan objektif.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan fungsi pengawasan internal yang kredibel, transparan, dan berbasis teknologi digital. Transformasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui pelaksanaan Rakerwas dan Latkatpuan Fungsi Pengawasan Tahun Anggaran 2026 ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan kesiapannya menjadi institusi yang modern, adaptif, dan profesional dalam mendukung keberhasilan program strategis nasional serta menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.