Kapolda Sumsel Tekankan Etika dan Kompetensi Personel dalam Evaluasi SDM

oleh -2803 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi institusi melalui akselerasi peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Polri guna mendukung program pembangunan nasional dan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, dalam kegiatan evaluasi dan paparan tugas pokok fungsi Biro SDM yang digelar di Ruang Cafe 96 Gedung Promoter Polda Sumsel, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tugas kepolisian di era modern.

Ia menekankan bahwa evaluasi tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah personel, tetapi harus menyentuh aspek kualitas yang mencakup kompetensi, keterampilan teknis, serta etika profesi.

“Kompetensi anggota adalah syarat utama agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan profesional. Kualitas harus menjadi prioritas,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dan integritas personel sebagai fondasi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Lebih lanjut, Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan internal.

Menurutnya, peningkatan kemampuan tidak harus selalu bergantung pada anggaran besar, tetapi dapat dilakukan melalui optimalisasi pengetahuan dari personel berpengalaman, pelatihan rutin, serta pembelajaran mandiri.

Dengan demikian, transformasi SDM Polri dapat berjalan lebih cepat, adaptif, dan efisien.

“Pelatihan harus menjadi kebutuhan dasar, bukan sekadar formalitas. Personel harus siap menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa arah kebijakan SDM tahun 2026 berfokus pada digitalisasi pelayanan serta sistem rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada modernisasi organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen mempercepat peningkatan kompetensi anggota di seluruh jajaran agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Peningkatan kualitas SDM ini secara langsung berdampak pada penguatan pelayanan publik serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

Dengan personel yang profesional, adaptif, dan berintegritas, Polri mampu memberikan jaminan keamanan yang optimal sekaligus mendukung iklim investasi dan pembangunan daerah.

Melalui langkah strategis ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendukung penuh agenda nasional menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Editor :Mastari/Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.