Liputanabn.com | Lebak, — Beredar informasi mengenai meninggalnya seorang karyawan di PT Cemindo Gemilang (CG) Lebak, Banten. Peristiwa ini menarik perhatian Tim Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam.
Asep Supriatna, Divisi Investigasi BPAN LAI, menyampaikan kepada awak media bahwa kejadian ini tidak bisa dianggap remeh dan harus diusut secara serius agar penyebab pasti kematian dapat terungkap.
“Penyelidikan yang lebih intensif harus dilakukan agar terang benderang penyebab meninggalnya karyawan PT CG,” ujar Asep.
Ia juga menegaskan, “Polisi harus mengusut tuntas, dan kami akan kawal proses ini, karena terdapat indikasi adanya upaya penutupan yang menimbulkan kejanggalan.”
Sebelumnya, sejumlah insiden serupa pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023, kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal dunia mulai marak diperbincangkan.
Tragedi kembali terjadi pada Maret 2025, dengan tiga pekerja meninggal dalam waktu satu bulan. Tak lama kemudian, pada Juli 2025, kecelakaan serupa menambah daftar korban menjadi empat pekerja sepanjang tahun tersebut.
Diharapkan, pihak kepolisian dapat bertindak profesional, transparan, dan akuntabel dalam menyelidiki kasus ini.
Hingga berita ini dirilis, awak media belum mendapatkan konfirmasi dari pihak perusahaan.”tandasnya.( red)
Editor : Bolok






