Kepala BNN RI Apresiasi Langkah Polda Babel Tindak Tegas Peredaran Narkotika

oleh -11 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Pangkalpinang – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Suyudi Ario Seto mengapresiasi Polda Bangka Belitung (Babel) yang berhasil membongkar kasus peredaran narkotika. Hal tersebut diutarakan Suyudi saat berkunjung ke Babel.

 

“Saya ucapkan terima kasih atas upaya-upaya yang dibangun oleh Polda Bangka Belitung, beberapa waktu lalu bisa mengamankan narkoba jenis ketamin dan juga narkoba yang lain,” jelas Suyudi usai menghadiri pengukuhan Saka Anti Narkoba se-Indonesia di Kantor Gubernur Babel, Kamis (23/5/2026).

 

“Tentunya, saya harapkan bisa terus dilakukan, karena kita dalam hal menangani narkotika tidak hanya pemberantasan saja, tapi bagaimana kita pencegahan termasuk merehabilitasi saudara-saudara kita yang sudah kadung nyemplung kita harus rawat, kita harus gandeng, kita harus sehatkan dan kembalikan mereka,” sambungnya.

 

Bangka Belitung adalah provinsi sangat strategis. Garis pantai yang panjang, serta akses langsung ke perairan internasional menjadikan negeri serumpun sebalai ini sebagai wilayah rentan terhadap masuknya narkotika.

 

“Bangka Belitung adalah provinsi yang sangat kaya, sangat strategis, wilayahnya kepulauan tapi juga tentunya memiliki potensi karena luasnya wilayah kepulauan adanya pintu-pintu jalur tikus yang mungkin ini perlu menjadi konsen masyarakat,” katanya.

 

“Kita tidak bisa sendiri, BNN juga harus didukung oleh masyarakat. Barang kali ada informasi-informasi terkait ada masuknya narkotika, ada peredaran, ada pembuatan. Karena sekarang negara kita bukan hanya tempat transit, tetapi sudah menjadi tempat pembuatan,” timpalnya.

 

Suyudi menyoroti sejumlah kasus yang berhasil diungkap oleh BNN RI di sejumlah wilayah. Kata dia, kasus yang berhasil dibongkar itu merupakan lokasi atau pabrik pembuatan narkotika.

 

“Kita pun BBN RI beberapa kali mengungkap kasus laboratorium clandestine yang ada di beberapa wilayah di apartemen-apartemen yang isinya etomidate-etomidate, obat-obat bius yang disusupkan ke rokok-rokok elektrik ini yang banyak kita ungkap sehingga makanya kita lebih tegas untuk menindak para pelaku-pelaku ini,” tambahnya.

 

Sebagaimana kita ketahui, dalam waktu satu bulan terakhir Polda Babel berhasil menyita narkotika seberat kurang lebih 50 kilogram. Terakhir diungkap, yakni bandar sabu berinisial RM alias Obi (37) di Kota Pangkalpinang dengan menyita 2 kilogram sabu. Untuk ganja kurang lebih beratnya 6 kilogram dan ribuan butir ekstasi. Dalam kasus tersebut ada 206 tersangka.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.