Liputanabn.com |Palembang,- Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso,SIK,SH, bersama Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo,SIK,MSi PJU Selaku Panitia Gugus Tugas Ketahanan pangan Polda Sumsel dan Para Kapolres /Tabes secara virtual mengikuti Rapat Anev Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan dalam rangka terwujudnya Visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 melalui Zoom Meeting pada Rabu (5/2/2025)

Usai kegiatan saat dimintai keterangan Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo SIK,MSi, mengatakan Rapat yang berlangsung secara virtual di ruang Vicon lantai II Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel ini dipimpin langsung oleh Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Mabes Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo, S.IK, M.H. diikuti PJU Polda Sumsel dan Para Kapolres/Tabes jajaran Polda Sumsel

Dalam paparan utamanya, Brigjen Pol Langgeng Purnomo menyampaikan berbagai program Polri di bidang pangan, termasuk Program Pekarangan Pangan Bergızı, pemanfaatan lahan produktif, dan program pengawasan distribusi Beliau juga memaparkan progress launching satu juta lahan tanaman jagung oleh Polri serta data pemanfaatan lahan produktif untuk tanaman jagung di berbagai wilayah Indonesia umumnya kata mantan Kapolres Balangan Polda Kalsel
Adapun kesimpulan dari rapat tersebut yakni

1. Pemanfaatan Lahan Produktif Untuk Tanaman Jagung :
• Target Utama Adalah Adanya Tambahan Produksi Jagung Sebanyak 4 Juta Ton Per Bulan April 2025 Dari 1 Juta Ha Lahan
• Progress Tanam Jagung Saat Ini Hanya 64.321,86 Ha (Masih Jauh Dari Target);
• Laporkan Perkembangan Progress Penanaman Jagung Secara Jujur Sesuai Dengan Fakta/Realita Di Lapangan. Jangan Asal Melaporkan Data
• Laksanakan Rakor Tingkat Provinsi / Kab / Kota → Cari Pemecahan Masalah Terhadap Kendala Yang Dihadapi Di Lapangan
• Target Penanaman Jagung Pola Tumpang Sari Sebesar 1juta Ha Lahan Pada Tahun 2025, Capaian Saat Ini Masih Sangat Jauh Dari Target
• Perlu Ada Peningkatan Kinerja Polda/Polres Untuk Menggerakkan Mitra Agar Mau Menanam Jagung Di Lahan Perkebunan Mereka Dengan Pola Tumpang Sari
• Laksanakan Rakor Bersama Untuk Mencapai Target 1 Juta Ha Dari Lahan Yang Tersedia Pada Data Kementan Sebesar 1,7 Juta Ha
2. Anev Desa/Kel Percontohan Per Polres
• Laksanakan Tugas Dengan Sebaik-Baiknya, Indikator Keberhasilan Sesuai Target
• Masih Ada Polres Yang Menunjuk Atau Menggerakkan Lebih Dari 1 Desa Percontohan Pada Semester 1 2025
• Persentase Warga Di Desa/Kel Yg Memanfaatkan Pekarangan Utk Keb Pangan Bergizi (Jumlah Titik Pemanfaatan/Jumlah Kk Di Desa/Kel)
• Jumlah Kelompok Tani Dan Kwt Yg Terbentuk Dan Aktif Di Desa Percontohan
• Kemampuan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Dalam Memfasilitasi Permintaan Bantuan Ke Kementan (Jumlah Proposal Yang Diajukan & Diterima Oleh Dinas Kabupaten/Kota)
• Ketersediaan, Distribusi & Kemampuan Menggerakkan Koperasi Unit Desa Atau Bumdes Sebagai Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis Pada Unit Sekolah Di Desanya
• Inovasi Lokal Yang Berkontribusi Terhadapinovasi Lokal Yang Berkontribusi Terhadap Ketahanan Pangan Ketahanan Pangan
3. Laporan Analisis Berita Media Online
• Laksanakan Amplifikasi Kegiatan Polri Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Media Online Dan Media Sosial Masing Masing Polsek, Polres Dan Polda
• Setiap Hari Dilaksanakan Analisis Berita Di Media Online Dan Media Sosial Oleh Team Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan
• Akan Dilombakan Per Polsek Dan Per Polres Se-Indonesia

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com | Palembang,- Ratusan calon siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-54 tahun 2025 Panda Polda Sumsel mengikuti uji kesamaptaan jasmani di lapangan Komplek Pakri Palembang, mulai Selasa (04/02/2025)

Tes kesamaptaan jasmani diawasi langsung oleh Karo SDM, dan Dansat Brimob Polda Sumsel Turut hadir pengawas internal dan Panitia lainnya dalam uji bela diri Polri.

“Hingga hari ini, hari kedua masih dilaksanakan seleksi SIP. Tahapan yang dilakukan saat ini yaitu uji kesamaptaan jasmani dan uji bela diri Polri yang diikuti Ratusan peserta, terdiri dari Polisi wanita dan Polisi laki laki (Polki),” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto melalui Kasubbid PID AKBP Suparlan, SH,MSi
Rabu 5 Februari 2025 pagi

Menurut Suparlan
Untuk uji kesemaptaan jasmani yang dilaksanakan meliputi lari 12 menit mengelilingi lapangan, pull up, sit up, push up, dan sulte run.

“Kegiatan berjalan lancar hingga hari ini, masih berlangsung ,Selanjutnya akan menjalani seleksi tahapan selanjutnya,

”Kita doa’kan rekan rekan kita tersebut lolos terpilih untuk mengikuti Pendidikan diSekolah Inspektur Polisi dilemdikpol Polri Sukabumi Jawa Barat tambahnya.

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com | Lebak – Kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Banten seperti tidak tersentuh hukum, Rabu,05/02/2025

Seperti hal nya salah satu tambang Pasir yang berlokasi di Kp Manggu Desa Tamansari Kecamatan Banjarsari yang bebas aktivitas , meskipun tidak mengantongi izin, alias Ilegal

Lemah nya pengawasan Pol PP, Kecamatan Banjarsari selaku Penegak Perda , Kegiatan tambang Pasir Ilegal yang bebas aktivitas tersebut menjadi pertanyaan besar, semakin menguatkan paradigma masyarakat bahwa Kuat dugaan adanya koordinasi kepada para pihak yang mempunyai kewenangan, demikian yang di sampaikan Wasa Irawan, Tim Divisi BP2tipikor Badan Penelitian Aset Negara,Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI)

Keberadaan Pol PP di kecamatan Banjarsari sepertinya tidak berfungsi, dan terkesan tidak paham tentang tugas dan fungsi nya sebagai penegak peraturan daerah (Perda) atau memang sengaja dibiarkan dan hanya di jadikan ajang pemasukan kantong pribadi atau yang biasa di sebut ” Uang Koordinasi /kordi”

Padahal sudah jelas nampak dan banyak bukti, keberadaan tambang ilegal sangat merugikan masyarakat akibat dari dampak galian tersebut, aliran sungai menjadi dangkal,lahan persawahan menjadi rusak dan bekas galian menjadi danau yang berpotensi musibah longsor dan banjir, seperti contoh bekas galian yang sudah di tinggalkan pemilik nya di wilayah tersebut,jalan propinsi longsor sehingga menjadi pekerjaan dinas Pekerjaaan umum (PU)yang pada akhirnya merugikan keuangan negara

Pertambangan Tanpa Izin melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, ancaman 5 tahun kurungan penjara

Kegiatan memproduksi mineral atau batubara yang dilakukan oleh masyarakat atau perusahaan tanpa memiliki izin, tidak menggunakan prinsip pertambangan yang baik, serta memiliki dampak negatif bagi lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial.

” Pertambangan Tanpa Izin(PETI ) adalah kegiatan tanpa izin, dan memicu kerusakan lingkungan. Kegiatan ini juga memicu terjadinya konflik horisontal di dalam masyarakat, Untuk itu , Wasa Irawan Mendesak Aparatur Penegak Hukum(APH) dalam hal ini Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Lebak,Polda Banten untuk segera menindak tegas pemilik Tambang Pasir tersebut, menutup dan memproses Hukum sesuai dengan UU minerba ” Tegas nya ( red )

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Kepolisian Daerah ( Polda ) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan Baksos pemberian sembako dan Solar Cell kepada masyarakat pesisir sungai Musi yang dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Ny, Dewwy Andi Rian serta beberapa PJU Polda Sumsel beserta pengurus Bhayangkari Sumsel yang bertempat didesa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Selasa 4/02/2025

Saat dimintai keterangan Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, SIK,MSi yang ikut rombongan tersebut
Dengan berlayar menggunakan kapal laut dari Mako Ditpolairud Polda Sumsel Sungai Lais, Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi SIK bersama dengan pejabat utama dan Bhayangkari menyisir perairan Sungai Musi hingga menyapa masyarakat Bugis yang ada di kawasan perairan Banyuasin

Bersandar di dermaga warga Desa Telok Payo, Kecamatan Banyuasin II, Banyuasin, kehadiran Kapolda Sumsel dalam rangka Bakti Sosial yang rutin dilakukan Polda Sumsel tiap bulan.

Irjen Andi Rian R Djajadi SIK, MH beserta rombongan yang baru tiba langsung disambut oleh PJ Bupati Banyuasin dan Kapolres Banyuasin serta warga yang sebagian kompak mengenakan pakaian adat Bugis.

Sapaan dalam bahasa Bugis juga terucap dari Kapolda Sumsel yang juga berdarah Bugis kepada warga Desa Telok Payo. ” Aga kareba ta,”ucap Andi Rian kepada warga desa Telok Payo.

Sebelum acara seremonial, Mantan Kapolda Sulsel itu bersama dengan para pejabat utama Polda Sumsel dan Bhayangkari mendapat jamuan kelapa muda dari warga disini yang sebagian berprofesi sebagai petani kelapa.

Sejumlah kegiatan bakal dilakukan oleh orang nomor satu dilingkungan Polda Sumsel di Desa Teluk Payo yang hampir 90 persen warganya merupakan suku Bugis.

Diantaranya, melaksanakan bakti sosial (baksos) pembagian paket sembako juga penyerahan bantuan mesin genset dan lampu untuk kapal nelayan yang didatangkan dari desa tetangga yang ada di Kecamatan Sungsang.

Dalam sambutannya mantan Alumni Akpol 91 ini menyampaikan suka citanya bertemu dengan warga yang berasal dari kampung yang sama.

Jenderal Andi mengaku memiliki kesamaan dengan warga Telok Payo yang sama sama berasal Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.

“90 persen warga disini adalah orang Bugis jadi banyak sekali keluarga saya disini, kalau di desa Telok payo ini Bugis bone kebetulan saya juga orang bone, Tadi ke suangsang disana mayoritas Bugis wajo dan ini kampung saya karena nenek saya juga orang wajo, ” Ucapnya

Kata dia, dalam bakti sosial ini dia juga menyalurkan 200 unit Panel Pembangkit Listrik tenaga surya ke 200 kepala keluarga.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan data yang di terimanya, terdapat satu kampung di Desa Telok Payo yakni dusun Sungai Kerupuk berjumlah 70 kepala keluarga hingga kini belum mendapat aliran listrik. “Saya dapat informasi di Dusun Sungai kerupuk disana ada 70 kk belum dialiri listrik PLN, jadi kami memberikan bantuan 200 unit solar sel, “sebut Andi Rian.

Kunjungan Kapolda Sumsel di Desa Telok Payo bahkan hingga malam, dia bersama dengan PJU Polda Sumsel dan Bhayangkari secara simbolis menyalakan lampu yang bertenaga panel surya untuk dinyalakan di kapal perahu nelayan yang menerima bantuan dalam giat bakti sosial tersebut.

Pada akhir kegiatan tersebut Kapolda Sumsel dan PJ Bupati Banyuasin secara simbolis menyalakan lampu penerangan kapal perahu yang sudah sejak awal bersandar di Dermaga Warga Desa Telok Payo.

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com | Lebak. Menindak lanjuti perintah Kapolda Banten melalui Kapolres Lebak AKBP. Herfio Zaki., SIK., MH agar mendatangi lokasi kejadian dengan cepat, benar benar dilaksanakan oleh Jajaran Polsek Malingping. Terbukti pada Hari ini Selasa tanggal 4 Februari 2025 sekitar jam 14.00 Wib ketika wilayah Kec. Malingping Kab. Lebak di guyur hujan disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan adanya pohon tumbang di jalan raya Malingping – Saketi tepatnya di Kampung Jembatan Kayu Desa Bolang Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Polsek Malingping bergerak cepat ke lokasi TKP pohon tumbang yang menghalangi jalan raya. Selasa (4/2/2025).

Setelah mengetahui adanya pohon tumbang dengan sigap personel Polsek Malingping Polres Lebak, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Bekerja sama dengan BPBD Kecamatan Malingping, Pihak PLN dan dibantu oleh warga sekitar, petugas bahu-membahu membersihkan batang serta ranting dan cabang pohon yang menghalangi jalan.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Malingping AKP Malik Abraham, S.Pd mengatakan, bahwa peristiwa pohon tumbang itu terjadi akibat hujan disertai angin kencang sehingga menyebabkan pohon tumbang dan menutup akses jalan raya.

“Diduga karena angin kencang sehingga menyebabkan pohon tumbang dan menutupi jalan dan menyebabkan kemacetan jalan beberapa saat dan, beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja beberapa kabel listrik dan kabel telpon terputus akibat tertimpa pohon tumbang tersebut.” Ujar AKP Malik Abraham.

Proses evakuasi berjalan lancar dan pohon yang tumbang berhasil dibersihkan sepenuhnya. Dengan demikian, arus lalu lintas di jalur tersebut dapat kembali normal.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Malingping juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati di saat musim penghujan, dikarenakan cuaca yang tidak menentu sehingga bencana alam dapat terjadi kapan saja ujar Kapolsek Malingping.

Editor :  Mastari Bolok

Liputanabn.com | Muara Enim –  Ontvdigitalnews. Com – Kelangkaan gas 3 kilogram terjadi di wilayah Gelumbang, bahkan seorang pria rela mencari penjual gas ke 4 kecamatan yang berbeda yakni ke wilayah kecamatan Gelumbang, Kelekar, Belida Darat dan Lembak tapi tak kunjung menemukan toko yang punya stock gas 3 KG.

“Sudah mencari sampai ke empat kecamatan tapi tak satupun toko atau pangkalan yang ada stok, jadi bingung mau cari kemana lagi, ” ungkap Teguh (52) yang merupakan warga desa Gaung Telang, kecamatan Gelumbang, Muara Enim saat dijumpai wartawan pada Selasa (4/2/2025).

Menurutnya, tak hanya dirinya yang kesulitan tapi banyak warga desanya yang juga mengeluh akan kelangkaan gas 3 kg tersebut. Bahkan ada yang mencari penjual sampai ke kota Prabumulih.

Ditambahkannya, harusnya pemerintah bisa lebih selektif dalam hal penyaluran gas 3 kg ini yang notabanenya adalah diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu alias bersubsidi.

“Bisa jadi subsidi ini tidak tersalur secara benar, sehingga subsidi yang seharusnya diperuntukan untuk warga kurang mampu, tapi pada nyatanya banyak juga warga mampu yang menikmati subsidi tersebut, ” Timpal Teguh.

Dirinyapun berharap agar penyaluran gas LPG ke agen atau ke pangkalan dapat segera sampai, sehingga warga bisa dapat membeli di pangkalan-pangkalan gas terdekat. Apalagi saat ini, mayoritas masyarakat sudah bergantung terhadap pemakaian gas 3 kg.

“Semoga stok gas di pangkalan segera normal, sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk membeli, ” Pungkasnya. (Salim)

Editor: Bolok

Liputanabn.com | Indralaya – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Sie Humas Polres Ogan Ilir menggelar talkshow di Radio Indralaya FM pada hari Selasa, 4 Februari 2025, pukul 11.00 WIB. Acara ini berlangsung di Radio Indralaya FM, Jalan Nusantara Timbangan, Indralaya, dan dihadiri oleh Kasubsi Penmas Polres Ogan Ilir AIPTU Devi C., S.H., Kasubsi PID AIPDA Tito, S.H., serta operator dan staf Humas Polres Ogan Ilir.

Dalam talkshow tersebut, Sie Humas Polres Ogan Ilir menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang akhir-akhir ini marak terjadi di wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Kasus Curanmor, khususnya di lingkungan kos-kosan mahasiswa, menjadi perhatian utama karena banyak pelaku kejahatan yang memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan.

Guna mencegah aksi pencurian kendaraan, Sie Humas Polres Ogan Ilir membagikan beberapa tips yang dapat diterapkan oleh masyarakat, terutama bagi para penghuni kos-kosan dan pemilik usaha kos. Tips pencegahan tersebut antara lain
✅ Memasang CCTV di area parkiran untuk memantau aktivitas di sekitar kendaraan.
✅ Selalu mengunci kendaraan dengan baik dan menambahkan kunci pengaman tambahan seperti gembok roda atau alarm anti-maling.
✅ Memarkir kendaraan di tempat yang terang dan mudah diawasi agar lebih sulit bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
✅ Memberdayakan penjaga malam di lingkungan kos-kosan guna meningkatkan pengawasan dan mencegah aksi kriminalitas.

Langkah Proaktif Humas Polres Ogan Ilir Selain menyampaikan himbauan melalui talkshow di radio, Sie Humas Polres Ogan Ilir juga melakukan sosialisasi secara langsung dengan memasang spanduk dan membagikan stiker himbauan kepada masyarakat dan mahasiswa di beberapa titik strategis. Langkah ini bertujuan agar pesan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor dapat tersampaikan secara luas.

Selain itu, Humas Polres Ogan Ilir juga membagikan nomor layanan bantuan polisi kepada masyarakat, yakni melalui WhatsApp di nomor 0813-70002110. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat segera melapor jika mengalami atau menyaksikan tindak kejahatan. Masyarakat juga dihimbau untuk segera menghubungi kantor kepolisian terdekat jika membutuhkan bantuan kepolisian secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Polres Ogan Ilir berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar serta bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Polres Ogan Ilir akan terus berupaya memberikan edukasi dan tindakan pencegahan guna menekan angka kejahatan di wilayahnya. Dengan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan Ogan Ilir tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari aksi kriminalitas.

(*Humas res oi*)

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com | Lebak – Selasa, 04 Februari 2025 – Kepolisian Resor (Polres) Lebak dibawah kepemimpinan AKBP. Herfio Zaki., SIK., MH terus berinovasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan membentuk Team Patroli Baduy Squad Presisi. Tim ini bertugas melakukan patroli di Daerah Hukum Kabupaten Lebak, khususnya di daerah-daerah rawan gangguan keamanan dan daerah rawan bencana alam guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selasa (4/3/2025).

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki S.I.K.,M.H, menyampaikan bahwa pembentukan Team Patroli Baduy Squad Presisi sejalan dengan program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan.

“Tim ini dibentuk untuk meningkatkan kehadiran Polisi di tengah masyarakat, memberikan pelayanan cepat tanggap, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan bantuan awal pada saat ada bencana alam. Dengan metode patroli preventif dan dialogis, kami berharap masyarakat dapat lebih merasa aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

Selain patroli rutin, Team Patroli Baduy Squad Presisi juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mengajak partisipasi warga dalam program Siskamling yang ada di lingkungan warga Kab. Lebak agar selalu aman, tertib dan nyaman, Pungkasnya.

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com | Palembang, -Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Melaksanakan Taklimat Awal atas Laporan Keuangan Polri.T.A.2024 dengan mengaudit sistem pengelolaan keuangan di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel guna meningkatkan kualitas perencanaan dan laporan keuangan.

Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi,SIK,MH di Palembang, , Senin 3/2/2025 mengatakan kedatangan Tim BPK RI ke Polda Sumsel selain terjalin kemitraan yang baik, juga kegiatan audit tersebut semakin menunjang pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan Polda Sumsel menjadi lebih baik dalam pertanggung jawabannya

“Kunjungan pimpinan beserta tim BPK RI ke Polda Sumsel merupakan momen yang perlu dimanfaatkan dengan baik bagi kasatker (kepala satuan kerja) dan kasatwil (kepala satuan wilayah) di wilayah hukum Polda Sumsel, karena dapat menerima ilmu dalam pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan yang baik,” kata Alumni Akpol 91

Kapolda Sumsel didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M, Zulkarnain SIK, MSi Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, SIK, SH beserta PJU serta perwakilan Kasatwil jajaran Polda Sumsel menyambut kedatangan Wakil Penanggung
Jawab I BPK RI Totok Suhcahyo, SE, MSi, CSFA, Wakil Penanggung Jawab II BPK RI Yuniar Arifianto,SE, M, AK, AK, beserta rombongan tim BPK RI diruang Delegasi sebelum melaksanakan kegiatan Taklimat Awal diruang Vicon lantai II Gedung Utama Presisi Polda Sumsel dalam rangka taklimat awal Pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan Polri tahun anggaran 2024 Polda Sumsel

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, SIK, MH mengatakan sebagai mitra, Polda Sumsel aktif berkonsultasi dalam pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan sesuai target dan tidak menyalahi aturan yang ada.

“ Kapolda Sumsel mengatakan Kepada para kasatker dan Kasatwil Jajaran Polda Sumsel agar memanfaatkan momentum pemeriksaan oleh BPK RI sebagai sarana berkonsultasi dan memperoleh bimbingan dari tim pemeriksa BPK RI,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Penanggung Jawab I BPK RI Totok Suhcahyo SE,M Si,CSFA meminta komitmen Kapolda Sumsel dan satuan kerjanya agar dapat memberikan data yang Akurat terkait pelaksanaan laporan keuangan.

Dia juga berharap komunikasi antara pemeriksa dengan semua pihak dapat berjalan dengan baik dan efektif.

“Kami berharap adanya komitmen untuk bekerja sama dalam tugas masing-masing agar jadwal pemeriksaan dapat dipenuhi secara tepat waktu, akses terhadap data dan dokumen yang berkaitan dengan pelaporan keuangan agar diberikan yang seluas-luasnya,” ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta serta peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) agar dapat memperlancar pelaksanaan pemeriksaan tersebut sesuai harapan pimpinan Polri guna mewujudkan Polri Presisi .

Editor : Mastari Bolok

Liputanabn.com || Lebak-Banten. Masalah sampah selalu menjadi prioritas di semua Desa dalam penanganannya karena sampah merupakan masalah yang sangat serius apalagi di zona keramaian seperti PPI Binuangeun karena adanya TPI dan juga para pedagang lapak ikan tentu saja akan menghasilkan banyak sampah,BUMDes ‘Muara Berlayar Bangkit’ mempunyai inisiatif untuk penanganan sampah dilingkungan PPI sehingga berkoordinasi dengan pegawai KCD DKP Provinsi pada hari Senin (03/02/2025) Pukul 10:00 Wib yang berada di pasar Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak Banten dengan mendatangi kantornya agar mendapatkan solusi yang terbaik.

Pengurus BUMDes menyampaikan beberapa hal terkait solusi penanganan sampah “sebetulnya kami sudah sangat lama merencanakan terkait pengelolaan sampah di PPI ini untuk bisa dikelola dengan baik,namun kami belum ada waktu yang tepat untuk bisa berkunjung ke kantor sekedar berkoordinasi agar masalah sampah ini bisa teratasi karena harapan kami agar Desa Muara ini bersih dari sampah”.ucap pengurus BUMDes.

“Bukan ingin mencari keuntungan dari pengelolaan sampah namun ini adalah tanggung jawab kami selaku bagian dari pemerintahan Desa yang mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjaga lingkungan supaya bersih dari sampah baik lingkungan warga,pasar,dan juga PPI”.tuturnya pengurus BUMDes.

“Kami sangat senang kedatangan rekan dari BUMDes Muara apalagi bertujuan sangat baik yaitu ingin mengelola sampah dilingkungan PPI,kami sangat berharap pengelolaan ini benar benar serius bukan hanya wacana karena kami sangat kecewa dengan pengelolaan sampah yang sebelumnya.Mudah mudahan BUMDes ini bisa mengatasi masalah sampah secepatnya karena semakin menumpuk dan sangat menimbulkan bau tak sedap”.ujarnya salah satu pegawai KCD DKP.

Harapan semua pihak baik itu BUMDes atau pun KCD DKP agar pengelolaan sampah ini berjalan maksimal sesuai dengan perencanaan agar sampah sampah di wilayah PPI tidak lagi menumpuk dan tidak lagi menjadi polemik yang berkepanjangan. (AsO)

Editor: Bolok

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.