Pancasila Akar Beringin Yang Menjaga Kita Tak Tumbang,” Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila dari Keluarga Besar MC-JK

oleh -110 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG – Keluarga Besar Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK) turut merayakan dan mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Tahun ini, bangsa Indonesia kembali mengenang momen bersejarah penetapan dasar negara tersebut pada tahun 1945, yang kini telah genap berusia 81 tahun, dari tahun 1945 hingga 2026.

Dalam pernyataannya, Koordinator MC-JK, Hery, menyampaikan makna mendalam dari keberadaan Pancasila bagi keutuhan bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki peran sangat fundamental, layaknya akar dari pohon beringin yang besar dan kokoh.

“Pancasila itu seperti akar pohon beringin. Dia memang tak terlihat oleh mata, tertanam jauh di dalam tanah. Tapi justru karena dia ada, kuat, dan menyatu, maka kita sebagai bangsa tidak pernah tumbang meski sering diterpa badai perpecahan, perbedaan, maupun tantangan zaman yang datang silih berganti,” ujar Hery, Senin (1/6/2026).

Lebih lanjut Hery menjelaskan, ibarat pohon beringin yang rindang dan menaungi siapa saja yang berteduh di bawahnya, Pancasila juga menjadi payung besar yang melindungi seluruh elemen masyarakat Indonesia yang beragam suku, agama, ras, dan budaya. Keberadaannya menjadi pengikat utama agar keberagaman tersebut tidak menjadi jurang pemisah, melainkan kekuatan pemersatu.

“Tanpa akar yang kuat, sebesar apa pun pohon itu, seindah apa pun dedaunannya, ia akan mudah roboh saat angin kencang datang. Begitu juga Indonesia. Selama kita masih berpegang teguh pada akar yang bernama Pancasila ini, negara ini akan tetap berdiri tegak, bersatu, dan berdaulat,” tambahnya.

Hery juga menegaskan bahwa sebagai insan pers dan bagian dari masyarakat, seluruh anggota MC-JK berkomitmen untuk senantiasa menjaga, mengamalkan, dan menyebarluaskan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap kiprah jurnalistik dan kehidupan sehari-hari. Kebebasan pers yang bertanggung jawab, lanjutnya, adalah salah satu wujud nyata pengamalan sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

“Momentum 1 Juni ini harus menjadi pengingat terus-menerus bagi kita semua. Bahwa di atas segala perbedaan yang ada, kita tetap satu bangsa, satu tanah air, dan satu jiwa yang berlandaskan Pancasila. Mari kita rawat akar persatuan ini agar Indonesia senantiasa tumbuh besar, kuat, dan bermanfaat bagi semua anak bangsa,” tutup Hery.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini menjadi momen penting untuk kembali merefleksikan posisi Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Harapannya, semangat persatuan yang digelorakan oleh para pendiri bangsa senantiasa hidup dan terjaga di setiap generasi penerus.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.