Pastikan Layanan Maksimal, Polda Sumatera Selatan Kawal Pemulangan Jenazah Korban Bus ALS

oleh -17 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menggelar konferensi pers terkait penyerahan empat jenazah korban kecelakaan lalu lintas bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, Sabtu, 23 Mei 2026. Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dilakukan setelah seluruh proses identifikasi forensik dinyatakan selesai secara sah dan akurat oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Langkah cepat dan terukur ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang profesional, transparan, dan presisi kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban bencana maupun kecelakaan massal.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui metode ilmiah berbasis data ante-mortem dan post-mortem yang dipadukan dengan pemeriksaan DNA oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Sejak Sabtu pagi pukul 08.00 WIB, Tim DVI bersama Biddokkes Polda Sumatera Selatan melaksanakan sidang rekonsiliasi guna mencocokkan seluruh data pembanding dari pihak keluarga korban dengan hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium DNA Pusdokkes Polri yang tertuang dalam Nota Dinas tertanggal 22 Mei 2026, keempat jenazah korban berhasil diidentifikasi secara sah. Korban berinisial S teridentifikasi melalui kecocokan separuh profil DNA dengan ibu kandungnya. Sementara korban berinisial SG dan SBSN dikenali melalui kesesuaian data genetik garis biologis keluarga.

Sedangkan satu korban lainnya berinisial KS berhasil diidentifikasi melalui kecocokan sampel pembanding langsung berupa properti pribadi milik korban, yakni peci yang digunakan sehari-hari.

Setelah seluruh administrasi medis dan kepolisian dinyatakan lengkap, Polda Sumatera Selatan langsung memfasilitasi proses pemulangan jenazah menuju daerah asal masing-masing keluarga. Dua jenazah diberangkatkan menuju Kota Medan, satu jenazah menuju Kota Padang, dan satu lainnya dipulangkan ke Kota Semarang menggunakan armada ambulans.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan, Direktorat Lalu Lintas melalui unit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumatera Selatan memberikan pengawalan khusus terhadap iring-iringan ambulans hingga keluar wilayah Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh perwakilan Jasa Raharja Sumatera Selatan yang turut mengawal pemenuhan hak-hak santunan bagi keluarga korban sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan musibah kemanusiaan.

“Kami memastikan proses penanganan korban dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan. Kehadiran kepolisian sejak proses identifikasi hingga pengawalan pemulangan jenazah merupakan bentuk nyata pelayanan responsif dan empati institusi Polri terhadap masyarakat yang sedang berduka,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Polda Sumatera Selatan juga mengimbau seluruh operator angkutan umum dan pengguna jalan agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam berlalu lintas serta memastikan kelayakan kendaraan sebelum beroperasi.

Kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan penyebab kecelakaan masih terus berjalan. Evaluasi menyeluruh terhadap faktor teknis, manusia, maupun aspek operasional kendaraan akan dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh penanganan korban maupun proses penegakan hukum akan dilakukan secara objektif, humanis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku demi memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.