Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

oleh -13 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Serang – Polda Banten mengungkapkan kronologi kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Merak Chemical Indonesia (MCCI), Kota Cilegon, pada Senin (25/05).

Saat dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan kerja di PT. Merak Chemical Indonesia.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Senin tanggal 25 Mei 2026 sekira jam 16.00 Wib di PTA-1 PT. Merak Chemical Indonesia Kota Cilegon. Berdasarkan keterangan PT. MCCI Sdr. Arif Budiawan pada saat perusahaan sedang beroperasi normal, tiba-tiba terdengar suara cukup keras yang berasal dari area produksi, kemudian sistem Early Warning System menyala secara otomatis sehingga perusahaan segera memerintahkan seluruh karyawan untuk melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi keselamatan kerja,” jelas Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea pada Selasa (26/05).

Kombes Pol Maruli mengungkapkan bahwa dugaan sementara karena kebocoran pipa akibat presure suhu yang sangat tinggi.

“Kebocoran diduga menyebabkan peningkatan tekanan sehingga menimbulkan suara ledakan yang cukup besar dan memicu aktifnya sistem peringatan dini perusahaan. ‎Selanjutnya pihak perusahaan segera melakukan langkah-langkah penanganan awal dengan menghentikan sementara aktivitas pada area terkait, melakukan pengecekan teknis terhadap instalasi pipa dan reaktor,” ungkap Kabidhumas Polda Banten.

Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa akibat kejadian tersebut, dua orang karyawan menjadi korban.

“Saat ini kedua Korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika,” ujarnya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten menyampaikan bahwa pihaknya langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemasangan garis Polisi, olah TKP, dan pengambilan sampel.

“Personel Polres Cilegon dan Polda Banten telah melakukan pemasangan garis polisi dan olah TKP. Satuan Brimob Polda Banten juga melakukan sterilisasi guna memastikan tidak ada unsur radioaktif yang terlepas, sementara tim Puslabfor Bareskrim Polri mengambil sampel di lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sekitar pukul 18.00 WIB, asap sudah tidak terlihat lagi. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap waspada,” tutupnya. (Bidhumas).

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.