Polda Sumsel Catat Zero Accident pada Hari Kedua Ops Ketupat Musi 2026

oleh -1241 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mencatat capaian positif pada hari kedua Operasi Ketupat Musi 2026, Sabtu (14/3/2026), dengan nol kasus kecelakaan lalu lintas dan nihil kriminalitas jalanan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Data harian yang dilaporkan Ka Posko Operasi Ketupat Musi 2026 Kompol Irfan Abdul Gofar menunjukkan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang hari kedua operasi.

Capaian tersebut menjadi peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat dua kasus kecelakaan lalu lintas.

Selain keberhasilan menekan angka kecelakaan, Polda Sumsel juga mencatat peningkatan kegiatan preemtif dan preventif yang signifikan.

Kegiatan dikmas lantas tercatat sebanyak 1.231 kegiatan, meningkat sekitar 42 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 868 kegiatan.

Sementara itu, kegiatan preventif juga meningkat menjadi 614 kegiatan, naik sekitar 75 persen dibandingkan 351 kegiatan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi penegakan hukum lalu lintas, petugas mencatat 8 pelanggaran melalui ETLE Mobile, sedangkan metode teguran meningkat menjadi 109 teguran.

Pendekatan ini menunjukkan strategi kepolisian yang lebih mengedepankan edukasi kepada pengendara selama periode mudik Lebaran.

Dalam kegiatan preemtif, Subsatgas Binmas Ops Ketupat Musi 2026 juga memberikan edukasi kamtibmas kepada pedagang dan pengunjung di Pasar 16 Ilir dan Pasar Sayangan Palembang.

Petugas mengimbau pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di kawasan pasar.

Pengunjung pasar juga diingatkan agar tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan, menjaga barang bawaan, serta memastikan kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi terkunci.

Selain itu, Subsatgas Pengamanan Ibadah Ops Ketupat Musi 2026 mengerahkan 27 personel untuk melakukan patroli dialogis di kawasan Pasar KM 5 Palembang.

Patroli dialogis tersebut bertujuan mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat.

Di tingkat pengendalian operasi, Polda Sumsel juga menggelar rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dipimpin Kompol Polin E.A. Pakpahan.

Dalam rapat tersebut, petugas membahas kemacetan yang sempat terjadi di wilayah Banyuasin akibat kendaraan bermasalah.

Sebagai langkah antisipasi, Polda Sumsel menerapkan sistem delay kendaraan berat bersumbu tiga agar tidak bercampur dengan arus kendaraan pemudik.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan capaian nol kecelakaan dan nol kriminalitas merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang bertugas di lapangan.

“Data hari kedua menunjukkan hasil yang sangat baik. Nol kecelakaan dan nihil kriminalitas menjadi bukti kesiapan seluruh personel dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa transparansi data operasional merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Capaian ini bukan kebetulan, tetapi hasil kerja keras seluruh personel yang terus melakukan patroli, edukasi, dan pengamanan di berbagai titik keramaian,” ujarnya.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan mudik.

Operasi Ketupat Musi 2026 sendiri akan berlangsung hingga 25 Maret 2026 guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran berjalan aman dan lancar di wilayah Sumatera Selatan.

Editor : Mastari/Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.