Program Rehab Rumah di Desa Arisan Jaya, Kampung 1 Pemulutan Ogan Ilir Dinilai Kurang Efektif dan Kurang Dana

oleh -75 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Ogan Ilir, 2026 — Harapan warga kurang mampu di Desa Arisan Jaya, Kampung 1 Pemulutan, untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah layak huni nyaris pupus. Program rehab rumah yang digagas pemerintah dinilai tidak sesuai harapan dan kekurangan anggaran, menyebabkan pembangunan rumah tertunda dan terbengkalai.

Tiga warga setempat menyampaikan kekecewaan terhadap program tersebut. Mereka mengaku hingga saat ini rumah mereka belum selesai diperbaiki. Salah satu warga, Jakfar, bahkan mengaku rumahnya dalam kondisi nyata terbengkalai. Saat investigasi media, lokasi rumah Jakfar menunjukkan tiang belum terpasang, lantai rusak, dan atap sementara ditutup seng karena kekurangan papan.

**Kondisi Rumah Jakfar dan Keluhan Warga**

Istri Jakfar, Romlah, menyampaikan keluhannya kepada media. Ia menuturkan bahwa rumahnya masih terbengkalai karena kekurangan anggaran. Program rehab yang mereka terima hanya berupa bahan material, meliputi:
– Papan satu kubik
– Seng 36 lembar
– Tiang 13 batang
– Sento 70 batang
– Paku 10 kg

Romlah mengeluhkan bahwa hingga saat ini rumahnya belum layak huni dan belum bisa ditempati. Bahkan, Romlah harus menumpang tidur di rumah kerabat karena rumahnya yang belum selesai dan tidak layak huni.

Konfirmasi dari Kepala Desa dan Lembaga LIPER RI

Kepala desa Arisan Jaya membenarkan bahwa bantuan rehab rumah dilakukan secara gotong royong dan bukan per unit. Menurutnya, bantuan ini berupa bahan material dan pekerja dilakukan secara swadaya warga.

Namun, Ketua LIPER RI dan LIPERNAS PD Kabupaten Muara Enim mempertanyakan sumber anggaran dan jumlah dana yang dialokasikan ke warga. Mereka juga menanyakan kejelasan berapa besar penerimaan bantuan oleh warga, tetapi Kades enggan menjawab pertanyaan tersebut dan memilih bungkam.

LIPER RI dan LIPERNAS PD Kabupaten Muara Enim menegaskan perlunya evaluasi langsung ke lapangan oleh aparat pemerintah dan Bupati Ogan Ilir. Mereka mendesak agar bantuan rehab rumah warga Desa Arisan Jaya dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, mengingat kondisi yang dinilai janggal dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat.”tandasnya.(Red)

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.