Liputanabn.com | PALEMBANG – Kesehatan anak adalah investasi masa depan yang tak ternilai harganya. Menyadari hal tersebut, Puskesmas Kertapati kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan mengadakan kegiatan edukatif dan inspiratif bertajuk “Kelas Balita”.
Kegiatan yang penuh semangat ini dilaksanakan di Posyandu Melati, yang berlokasi di Jalan Kimarogan Lorong HH.AA, RT 19 RW 04, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang. Acara ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh pihak Puskesmas Kertapati, para ibu kader Posyandu lingkungan RW 04, serta antusiasme luar biasa dari para ibu beserta buah hati tercinta yang berdomisili di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan ini, hadir langsung tenaga kesehatan dari Puskesmas Kertapati, yaitu Sulastri Am.Keb dan Febriyanti S.Tr,Keb. Mereka tidak hanya hadir sebagai pemateri, tetapi juga sebagai sahabat yang siap mendengar dan membimbing para orang tua.
Salah satu dari mereka menyampaikan dengan penuh semangat, “Alhamdulillah, kami rutin mengadakan penyuluhan di Posyandu Melati ini. Fokus utama kami saat ini adalah pencegahan stunting serta waspada terhadap penyakit yang sering muncul di musim hujan.” Jum’at (24/03).
Lebih lanjut dijelaskan, upaya menjaga kesehatan dimulai dari kedisiplinan dan kepedulian orang tua. “Harapan kami, ibu-ibu hamil agar rutin memeriksakan kandungannya minimal 6 kali selama masa kehamilan. Untuk para balita, jangan lupa ditimbang setiap bulan dan pastikan mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Semua layanan di Posyandu ini GRATIS, lho! Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas kesehatan yang sudah disiapkan oleh pemerintah demi kebaikan keluarga sendiri.”
Menyikapi kondisi cuaca saat ini yang sering turun hujan, tim kesehatan juga memberikan imbauan khusus. Diketahui bahwa pada musim seperti ini, kasus penyakit seperti diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita cenderung mengalami peningkatan.
“Kami mengimbau para ibu-ibu sekalian, tolong jangan biarkan anak bermain air banjir. Pastikan air yang dikonsumsi dimasak hingga benar-benar matang. Dan yang paling penting, jika anak mengalami demam lebih dari dua hari, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Jangan ditunda-tunda, karena keselamatan anak adalah prioritas utama!” tegasnya.
Di tempat yang sama, Neneng, selaku perwakilan dari ibu-ibu kader Posyandu, juga menyampaikan rasa syukur dan harapannya yang besar, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya penyuluhan ini. Bagi kami para kader, ini adalah kesempatan emas untuk terus belajar, menambah wawasan, dan berbagi ilmu demi kesehatan anak-anak di lingkungan kita.”
Dengan wajah penuh semangat, Neneng pun mengajak seluruh warga, “Kami mengajak seluruh ibu-ibu di RW 04 maupun di sekitarnya, jangan pernah lelah dan bosan untuk memperhatikan kesehatan buah hati tercinta. Mari kita sama-sama hadir dan berperan aktif di Posyandu. Ingatlah, balita sehat adalah harapan kita bersama, adalah aset bangsa. Yuk, bawa si kecil rutin periksa agar tumbuh kembangnya optimal, sehat, cerdas, dan kuat!”
Pesan Akhir:
Kesehatan bukan hanya tanggung jawab petugas medis, melainkan tanggung jawab kita semua. Mari terus dukung program Posyandu, hadirkan senyum sehat bagi anak-anak, dan wujudkan masyarakat yang kuat dan sejahtera. ( red)
Editor :Bolok







