Sinergi Polri dan Tokoh Agama, Kapolda Sumsel Hadiri Manaqib Qubro di Ponpes Aulia Cendikia

oleh -40 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi bersama tokoh agama sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkokoh ketahanan sosial di daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam kegiatan Manaqib Qubro Ulama dan Santri Thoriqoh yang digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Kampus C Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Selasa malam, 16 Juni 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dihadiri ribuan jamaah yang terdiri dari ulama, santri, pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), pengurus Nahdlatul Ulama (NU), serta masyarakat dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan. Para peserta mengikuti pembacaan manaqib, dzikir, doa bersama, dan tausiyah kebangsaan yang menekankan pentingnya persatuan, kerukunan, serta kontribusi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kehadiran pimpinan Polda Sumsel dalam kegiatan keagamaan tersebut mencerminkan implementasi Polri Presisi yang menempatkan pendekatan humanis dan kolaboratif sebagai salah satu instrumen utama dalam memelihara kamtibmas. Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, peran ulama dan lembaga pesantren menjadi elemen strategis dalam memperkuat moderasi beragama, mencegah polarisasi sosial, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan bangsa.

Turut mendampingi Kapolda Sumsel dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., serta Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. Rombongan disambut langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendikia K.H. Hendra Zainuddin Al-Qodiri dan Rais Syuriyah PWNU Sumatera Selatan Drs. K.H. Syarifuddin Ya’kub, M.H.I.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi negara dan komunitas keagamaan yang selama ini berperan penting menjaga harmoni sosial. Kedekatan yang dibangun melalui ruang-ruang spiritual seperti ini terbukti menjadi modal sosial yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai melalui penguatan pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

“Polri berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai pendekatan yang membangun persatuan dan kebersamaan. Sinergi dengan ulama, pesantren, dan tokoh agama merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Keamanan yang kuat harus ditopang oleh masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling percaya,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguatan hubungan antara Polri dan tokoh agama merupakan investasi sosial jangka panjang dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan santri, sehingga tercipta ruang publik yang aman, damai, dan produktif untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan memastikan rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 akan terus dilaksanakan melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pelayanan publik, serta pembinaan masyarakat yang menjangkau seluruh lapisan warga. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memperkuat persatuan bangsa serta menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.