VIA TIARA NINGRUM, PUTRI MONTIR DI BELITUNG LOLOS TARUNI AKMIL

oleh -1185 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Palembang –  (Pendam II/Sriwijaya). Pria yang kerap disapa Pak Hasan oleh para pelanggannya, merupakan pria separuh baya asal Belitung, yang lahir di Rupit, Lubuk Linggau, Sumsel.

Profesi kesehariannya untuk menafkahi keluarganya adalah bekerja sebagai montir di bengkel yang terletak di jalan Perumnas, Desa Aik Pelempang Jaya, Kabupaten Belitung. Sedangkan Istrinya Yuliani membantu keuangan keluarga dengan berjualan kue ringan.

Meskipun sudah puluhan tahun menjalani profesinya sebagai montir, langkah ikhlasnya mencari nafkah untuk keluarga dalam membiayai pendidikan anak-anaknya tidak sia-sia. Pak Hasan kini telah memiliki seorang putri yang telah lulus Taruni Akademi Militer (Akmil) Angkatan 2023, yang bernama Via Tiara Ningrum.

Via Tiara Ningrum, yang biasa akrab disapa Tia, pernah bertugas sebagai Paskibraka Tingkat Nasional yang mewakili Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) pada tahun 2021 lalu. Sukses menjalankan tugasnya, Tia mulai berkeinginan mengikuti seleksi Taruni Akmil dan menyampaikan niatnya kepada orang tuanya.

Pak Hasan sebagai seorang ayah, tetap mendukung keinginan anak meskipun dirinya sadar harus berkorban karena hanya bekerja sebagai seorang montir. Semenjak sang anak mendaftar seleksi awal di Palembang, Pak Hasan beserta istrinya terus memberikan dukungan.

Bahkan dirinya rela meminjam uang kepada kerabat demi menutupi kebutuhan putrinya mulai dari biaya kos hingga makan sehari-hari. “Dia (Tia) sempat bilang, kalau tidak lulus bagaimana? Saya cuma bilang kalau dak lulus itu pengalaman. Tidak masalah, yang penting fokus,” kata Hasan.

Berkat dukungan dari keluarganya, Tia akhirnya dinyatakan lolos seleksi dan menjadi perwakilan untuk mengikuti Pantukhir di Bandung. Tak main-main, Tia berhasil lolos menjadi 5 terbaik dari 270 pendaftar. Kabar gembira tersebut secara otomatis membuat Hasan beserta keluarga bangga.

Pak Hasan mengungkapkan perasaannya ketika diterimanya Tia sebagai Taruni Akmil, dengan nada rendah ia menjawab, perasaan bangga tentu ada tapi perasaan syukur kami kepada Allah SWT atas semua ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Alhamdulillah dapat kabar Tia lulusan sekarang sudah menjalani pendidikan di Magelang. Saya bersyukur cita-citanya sekarang terwujud”, kata Hasan, pria kelahiran Rupit, Lubuk Linggau.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.