Wujudkan Polri Presisi, Polda Sumsel Laksanakan Razia Gaktibplin Tingkatkan Kepercayaan Publik

oleh -19 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat reformasi internal dan profesionalisme institusi melalui pelaksanaan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktibplin) yang dilaksanakan di lingkungan Markas Polda Sumsel, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun organisasi yang berintegritas, profesional, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.

Operasi yang dipimpin Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumsel tersebut menyasar seluruh personel yang memasuki lingkungan Mapolda Sumsel sejak pukul 06.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sikap tampang, kelengkapan identitas pribadi, surat-surat kendaraan bermotor, penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor, hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan ketentuan penggunaan kendaraan dinas.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumsel Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR., menegaskan bahwa penegakan disiplin internal merupakan langkah fundamental dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas di lingkungan Polri.

Dalam pelaksanaannya, personel Subbid Provos Bidpropam Polda Sumsel menemukan tujuh personel yang melakukan pelanggaran disiplin berkendara. Pelanggaran tersebut meliputi Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah habis masa berlaku, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga pelanggaran penggunaan sabuk pengaman saat berkendara.

Seluruh pelanggaran yang ditemukan langsung diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan internal. Langkah tersebut menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menegakkan aturan kepada masyarakat, tetapi juga secara konsisten menerapkan standar yang sama terhadap personelnya sendiri.

Penegakan disiplin internal memiliki nilai strategis dalam mendukung transformasi Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Personel yang disiplin dan taat aturan akan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, meningkatkan kualitas penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumsel Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR., menegaskan bahwa disiplin merupakan identitas utama setiap anggota Polri.

“Penegakan disiplin internal merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi. Sebelum menegakkan aturan kepada masyarakat, setiap anggota Polri wajib menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Integritas personel adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga marwah institusi,” tegas Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa reformasi internal yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Disiplin anggota merupakan modal utama untuk menghadirkan pelayanan yang prima, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan menjaga stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan memastikan kegiatan pengawasan dan penegakan disiplin internal akan terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan. Melalui penguatan budaya integritas serta profesionalisme personel, Polri optimistis mampu menghadirkan pelayanan yang semakin presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.