75 Peserta Ikuti TMT Gelombang VI, Hadirkan 5 Program Pengembangan Keterampilan*

oleh -45 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Serang – Polda Banten membuka Tailor Made Training (TMT) Gelombang VI Tahun 2026 Balai Latihan Poliran Polda Banten pada Senin (27/04).

 

Hadir dalam kegiatan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Kepala Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas Ady Nugroho, Pejabat Utama Polda Banten, Sekdisnakertrans Erwin Syafrudin, Instruktur Pelatihan, serta 75 peserta Pelatihan Poliran Polda Banten Gelombang VI.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa program Tailor Made Training (TMT) merupakan bentuk pelatihan yang dirancang secara spesifik berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.

“Program ini disusun dengan mempertimbangkan potensi wilayah serta peluang kerja yang tersedia, sehingga memiliki nilai guna yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, jumlah penduduk Provinsi Banten mencapai sekitar 12,64 juta jiwa.

 

“Dengan tingkat pengangguran sebesar 430.022 jiwa dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 6,63%, sehingga menempatkan Banten pada peringkat keempat tertinggi secara nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menjelaskan sasaran utama dari pelatihan ini adalah masyarakat di wilayah hukum Polda Banten, khususnya yang belum memiliki pekerjaan, maupun yang membutuhkan peningkatan keterampilan.

 

“Pada pelaksanaan kali ini, pelatihan TMT Gelombang VI diikuti oleh 75 peserta dan akan berlangsung selama 4 (empat) hari, mulai tanggal 27 April hingga 30 April 2026,” jelasnya.

 

Adapun program pelatihan yang diselenggarakan meliputi:

1. Pelatihan pengelasan dasar

2. Pelatihan kelistrikan dasar

3. Pelatihan pengelolaan sampah

4. Pelatihan perikanan dengan metode bioflok

5. Pelatihan pertanian dengan metode hidroponik.

 

Irjen Pol Hengki mengungkapkan bahwa Sejak Gelombang I hingga Gelombang V, jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan Poliran mencapai 492 orang.

 

“Dari jumlah tersebut, berdasarkan data Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), sebanyak 20 peserta telah berhasil mendapatkan pekerjaan, sementara 11 peserta lainnya menjadi wirausaha mandiri melalui pengolahan sampah,” ungkapnya.

 

Diakhir, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pada kegiatan tersebut juga di laksanakan kegiatan Penanaman Pohon.

 

“Hari ini juga dilaksanakan kegiatan di Balai Poliran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI melalui penanaman pohon, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Provinsi Banten, khususnya di wilayah hukum Polda Banten, untuk gemar menanam,” tutupnya (Bidhumas).

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.