BPAN LAI Desak Disnaker Evaluasi Ulang PT Cemindo Gemilang di Lebak Banten”

oleh -138 Dilihat
oleh

liputanabn.com Lebak Banten – PT Cemindo Gemilang (CG) LEBAK, Kembali menelan Korban Jiwa Korban yang merupakan karyawan PT CG di duga terpeleset saat bekerja hingga masuk ke mesin Produksi , Selasa 07/04/2026

Rentetan kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional Pabrik milik PT Cemindo Gemilang Tbk kembali menelan korban jiwa . Insiden terbaru ini semakin memperkuat sorotan publik terhadap dugaan lemahnya penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi tersebut.‎

‎Sebelumnya, sejumlah kasus serupa telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023, insiden kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal dunia mulai ramai diperbincangkan. Tragedi kembali terjadi pada Maret 2025, di mana tiga pekerja dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu satu bulan. Tidak lama berselang, pada Juli 2025, kecelakaan kerja kembali terjadi dan menambah daftar korban jiwa. Secara total, empat pekerja dilaporkan meninggal dunia sepanjang tahun 2025.

‎Menanggapi kondisi tersebut, Tim Badan Penelitian Aset Negara melalui Jhon Dani, mendesak Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Ia menilai, kejadian yang terus berulang ini menjadi indikasi kuat adanya kelalaian serius dalam penerapan standar K3.

‎“Ini bukan lagi kejadian biasa. Jika kecelakaan terus berulang dan menelan korban jiwa, maka patut diduga ada kelemahan sistemik dalam pengawasan dan penerapan K3,” tegas Jhon

‎Ia juga meminta agar pihak terkait tidak hanya melakukan pemeriksaan administratif, tetapi benar-benar melakukan audit lapangan secara menyeluruh, termasuk mengevaluasi prosedur operasional, kelayakan alat, hingga perlindungan terhadap pekerja.

‎Selain itu, Jhon menekankan pentingnya transparansi kepada publik terkait hasil investigasi nantinya, serta pemberian sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait insiden terbaru tersebut. Sementara itu, masyarakat dan para pemerhati ketenagakerjaan berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat guna mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya.(red)

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.