Command Center Polda Sumsel Selamatkan Perempuan di Jembatan Ampera Berkat Respons Cepat Layanan 110

oleh -41 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan melalui Command Center berhasil menyelamatkan seorang perempuan yang berada dalam kondisi krisis di atas Jembatan Ampera, Rabu sore (18/3/2026). Respons cepat layanan kepolisian 110, dukungan pemantauan CCTV, serta koordinasi lintas satuan menjadi kunci keberhasilan penyelamatan ini.

Peristiwa bermula pada pukul 17.21 WIB saat Command Center Polda Sumsel menerima panggilan darurat melalui layanan 110 dari seorang perempuan berinisial Y.S. (33).

Petugas segera Menerima laporan, Mengidentifikasi situasi darurat serta Mengaktifkan prosedur respons cepat.

Operator langsung meneruskan informasi kepada personel lapangan untuk melakukan pengecekan.

Namun demikian, pada tahap awal petugas belum mengetahui posisi pasti pelapor.

Selanjutnya, operator CCTV Command Center bergerak cepat melakukan pemantauan visual dan berhasil menemukan posisi pelapor, mengidentifikasi titik kritis di sisi Jembatan Ampera serta memastikan kondisi darurat secara real-time.

Keberadaan pelapor terdeteksi di sisi kanan jembatan arah Masjid Agung menuju Jakabaring.

Setelah lokasi dipastikan, Command Center segera Mengirimkan informasi melalui radio komunikasi, Mengarahkan Pamapta Polrestabes Palembang dan Mengawal proses penanganan secara langsung.

Koordinasi berlangsung cepat, terstruktur, dan tanpa hambatan, sehingga petugas lapangan dapat segera menjangkau lokasi.

Personel di lapangan langsung melakukan pendekatan persuasif dan humanis.

Petugas berhasil menenangkan kondisi pelapor, mengamankan dari titik berbahaya dan membawa ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat.

Selanjutnya, petugas memastikan kondisi pelapor stabil sebelum diserahkan kepada keluarga.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan:

“Respons cepat ini membuktikan bahwa layanan 110 benar-benar hadir untuk masyarakat. Teknologi CCTV dan koordinasi personel menjadi kunci keberhasilan penyelamatan ini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar penanganan insiden, kejadian ini menunjukkan bahwa Polri telah mengembangkan sistem layanan publik yang Responsif, Terintegrasi serta Berbasis teknologi.

Polda Sumsel menjadi contoh nyata implementasi command center modern dalam pelayanan kepolisian nasional.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat, “Jika menghadapi masalah berat, segera hubungi layanan 110. Kami siap membantu selama 24 jam,” tegasnya.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa integrasi layanan 110, Command Center, dan CCTV mampu menghadirkan respons cepat yang menyelamatkan nyawa.

Polda Sumatera Selatan tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang nyata, cepat, dan presisi.

Editor : Mastari/Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.