Difitnah Ada Skandal Sampai Melibatkan Pekerjaan, Nova : Ini Masalah Pribadi dan Sayalah Korban Dugaan Pelecehan Chat

oleh -12 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Banyuasin, – Nova Tri Lestari dengan tegas membantah semua tuduhan dan pemberitaan yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Menurut Nova itu semua adalah fitnah, bahkan dalam hal ini, dirinya adalah korban sesungguhnya dari dugaan kasus pelecehan seksual melalui media chat.

Didampingi Penasehat Hukum Drs. Haji Naharta SH., MH yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Simamora dan juga didampingi oleh Bapak Darmadi dari Lembaga FP2KP. Nova menerangkan masalah ini adalah masalah pribadi dan tak seharusnya melibatkan sebuah instansi pemerintahan.

“Sebenarnya hal ini bermula dari mantan saya yang berinisial B. Saya melaporkannya atas dugaan pencemaran nama baik, Fitnah dan juga Pelecehan Chat,”ujarnya saat melakukan konferensi pers pada Jum’at (13/02/2026).

Namun kata Nova, akibat dari laporan tersebut, ternyata memunculkan masalah baru oleh seseorang yang berinisial F (Teman dekat B) dengan melayangkan sebuah somasi melalui kuasa hukumnya ke Bakesbangpol Banyuasin, BKD dan juga Inspektorat.

“Somasi tersebut berisi tentang : mencabut surat, memberikan sanksi terhadap saya padahal sangat jelas sekali saya tidak memiliki masalah apapun dengan perempuan ini. Hal ini tentu saja berimbas ke Instansi tempat saya bekerja,”jelasnya.

“Bahkan dalam 1 hari itu mereka memberitakan sebanyak 10 berita yang isinya fitnah tanpa konfirmasi, mencatut nama instansi tempat saya bekerja dan menyebut nama saya secara terang-terangan seakan-akan pelaku kejahatan, padahal kenyataannya sayalah korban pelecehan melalui sebuah chat,”imbuhnya.

Dikatakan Nova, dalam pemberitaan tersebut, menyebutkan bahwa dirinya terancam akan diberhentikan dari PPPK. Padahal untuk ada dalam pekerjaan ini, dirinya telah melalui sebuah perjalanan panjang dan merupakan salah satu perserta seleksi CASN PPPK tahap 2 yang meraih Rangking 1 Sarjana Sosial se-Kabupaten Banyuasin dengan total skor 490.

Selain itu, Sambung Nova, di dunia pemerintahan dirinya juga sibuk sekali, selain menjadi staf kepala OPD, saya juga bertugas sebagai Operator Srikandi kepala OPD, Operator Inovasi Goverment Award, Operator Sirup dan Operator Dharma Wanita Persatuan Bakesbangpol Banyuasin.

“Ini sudah sangat mengganggu instansi tempat saya bekerja : KA. Kesbangpol, BKD, Inspektorat dan Lembaga DPRD yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali karna ini masalah PRIBADI dan menurut saya jika masalah Pribadi tidak usah melayangkan somasi ke Instansi tempat saya bekerja, Layangkan saja ke rumah saya,”tegasnya.

Nova berharap, agar masyarakat dan instansi terkait tidak terpengaruh dengan fitnah yang ada di sosial media dan Laporannya di Polres Banyuasin segera ditindaklanjuti. Sekaligus Nova juga berpesan kepada semua Perempuan di Indonesia jika kalian mengalami case serupa unjuk berani “SPEAK UP”.

“Jika pelaku Kejahatan dilindungi maka perempuan-perempuan yang mengalami case seperti saya justru akan takut untuk melaporkann case seperti ini. Saya akan terus menyuarakan kebenaran agar perempuan-perempuan di Indonesia berani SPEAK UP akan kebenaran. Setidaknya jika tidak bisa menabur kebaikan jangan menabur duri di kehidupan orang,”tandasnya.(Tim)

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.