Dramatis, Ambulance Apung Polairud Polda Sumsel Jemput Jenazah Nahkoda Meninggal Diatas Kapal Saat Melaut

oleh -59 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Palembang — Personel Ditpolairud Polda Sumsel yang berada di Pos Pangkalan Sandar Upang bergegas menghidupkan mesin ambulance apung untuk mengevakuasi jenazah Nahkoda kapal KM Kurnia yang meninggal dunia diatas kapal ketika melaut di perairan Sungai Lumpur, Kabupaten OKI Sabtu (7/2/2026) pagi.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho melalui Komandan Kapal V-1027 Upang Aipda Ardianto SH MH mengatakan personel yang berada di Pos Pangkalan Sandar Upang didatangi warga Desa Upang bernama Yudi yang mengabarkan bahwa keluarganya bernama Rudi yang sedang melaut meninggal dunia diatas kapal KM Kurnia di perairan Sungai Lumpur OKI untuk meminta bantuan menjemput jenazah dibawa ke Desa Upang.

“Dari keterangan ABK yang satu kapal dengan almarhum Rudi, sebelum meninggal almarhum mengeluh masuk angin merasakan sakit dibagian dada,”kata Aipda Ardianto SH MH kepada wartawan Sabtu (7/2/2026).

Berdasarkan keterangan salah satu ABK, almarhum Rudi masih mengemudikan kapal saat sedang menarik jaring ikan pada Jumat malam sekitar jam 21.00 WIB.

“ABK merasa heran mengapa kapal motor berjalan maju terus walaupun sudah dikasih aba-aba untuk berhenti merasa curiga salah satu ABK menghampiri ruang kemudi dan didapati Rudi dalam keadaan terguling setelah dicek sudah tidak ada denyut nadi dan dinyatakan meninggal,”jelasnya.

Dikatakan Aipda Ardianto perjalanan dari Upang menuju ke perairan Sungai Sujian ditempuh sekitar tiga jam dengan menerjang ombak besar.

“Ketika menerima kabar anggota langsung menjemput jenazah dari kapal KM Kurnia di perairan Sujian. Kemudian jenazah kami pindahkan ke ambulance apung untuk dibawa ke rumah duka di Desa Upang,”tandasnya.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.