Liputanabn.com | PALEMBANG – Unggahan mengenai dugaan mobil truk berbak tertutup rapat terpal yang belakangan ini sering melintas di Jalan Kimarogan, Kecamatan Kertapati, diduga mengangkut minyak ilegal, kini menjadi sorotan luas hingga sampai ke akun media sosial TikTok.
Namun, di kolom komentar muncul tanggapan yang terasa menyindir dan menentang, dikirim dari akun yang tidak jelas identitasnya: tanpa foto profil, tanpa nama lengkap, hanya tertulis huruf tunggal “G”. Belum diketahui apakah ini akun asli atau akun khusus yang sengaja dibuat hanya untuk berkomentar pada unggahan tersebut.
Dalam komentarnya dengan logat gaya bahasa Palembang kental, orang tersebut tampak sangat tersinggung dan merasa terusik, seolah‑olah ditujukan langsung kepada dirinya unggahan tersebut.
“Dak usah sibuk ngurusin gawe wong, ngurusi gawe wong dienjuk wong makan idak.”
Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia baku:
“Tidak usah mencampuri urusan orang lain, sebab mencampuri urusan orang tidak juga diberi makan .”
Menyikapi tanggapan tersebut, Jefri Awak dari Media Center Jurnalis Kertapati (MC‑JK) memberikan tanggapan tegas:
“Kami menanyakan maksud sebenarnya dari ucapan tersebut. Apakah ada hal yang ingin disembunyikan? Kami tegaskan: MC‑JK akan tetap terus memantau setiap pergerakan truk‑truk tertutup terpal yang melintas di Jalan Kimarogan dan sekitarnya. Selain itu, nantinya kami juga akan berkoordinasi secara langsung dengan Polsek Kertapati, agar bersama‑sama turun ke lapangan, memantau, serta meminta pihak berwenang untuk menghentikan dan memeriksa isi muatan kendaraan‑kendaraan tersebut demi kebenaran dan kepatuhan hukum.”
Langkah ini diambil agar jalur tersebut tidak menjadi jalur bebas bagi barang yang diduga tanpa izin, serta menjaga kepentingan umum dan negara tetap terjaga.” (Red)
Editor :Bolok






