Perkuat Deradikalisasi, Tim Idensos Satgaswil Sumsel Densus 88 Sambangi Rutan Kelas I Palembang

oleh -82 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | PALEMBANG – Kegiatan penyuluhan/ceramah agama dengan tema “Islam sebagai Rahmat” telah dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang dengan melibatkan pegawai serta warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deradikalisasi dan penanggulangan paham radikalisme serta terorisme melalui pendekatan keagamaan yang moderat, humanis, dan menyejukkan. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang ajaran Islam yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, keadilan, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam ceramah yang disampaikan, tim menegaskan bahwa Islam hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin, yaitu agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan hanya bagi umat Islam semata. Disampaikan pula bahwa segala bentuk kekerasan, ekstremisme, dan tindakan terorisme tidak sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan. Melalui pemahaman agama yang benar dan moderat, diharapkan para pegawai dan warga binaan mampu membentengi diri dari pengaruh ideologi radikal serta tidak mudah terprovokasi oleh ajaran yang menyimpang.

Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai universal, dinamis, humanis, kontekstual, dan abadi sepanjang masa. Dan agama Islam merupakan agama yang sudah Allah sempurnakan untuk menjadi pedoman hidup manusia yang sudah Allah sampaikan dalam Al-Qur’an dan Allah tegaskan bahwa Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir dan penutup para nabi sebelumnya melalui Malaikat Jibril.

Bahwa di Indonesia banyak keanekaragaman baik secara suku, budaya, agama maupun paham keagamaan, hal ini bukan menjadi alat atau bahan untuk memperuncing perbedaan. Tetapi dijadikan sebuah alat untuk saling menhormati, menghargai dan memperkaya potensi bangsa di mata bangsa lain. Dan keanekaragaman adalah merupakan bagian dari fitrah manusia

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, ditandai dengan keaktifan peserta dalam menyimak materi serta berdiskusi. Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran kolektif untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, cinta damai, dan komitmen menjaga persatuan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.