Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri Berikan Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET kepada 500 Warga Binaan Lapas Kelas I Palembang.

oleh -49 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Palembang — Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 Anti Teror Polri melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan pihak Lapas Kelas I Palembang ini diikuti oleh sekitar 540 peserta, terdiri dari kurang lebih 500 warga binaan, jajaran petugas pemasyarakatan, serta mahasiswa magang dari UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan sebagai benteng dalam mencegah penyebaran paham IRET. Dalam pemaparannya, dijelaskan antara lain mengenai Asta Cita Presiden terkait pencegahan terorisme, tantangan bangsa Indonesia saat ini, serta dasar hukum pencegahan yang dilaksanakan oleh Densus 88 AT Polri.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsep paham IRET yang dianalogikan sebagai akar, pohon, dan buah, narasi keagamaan, politik, dan sosial-kemasyarakatan yang kerap disalahgunakan, hingga sarana dan sasaran penyebaran radikalisme. Pemateri turut memaparkan tren modus aksi teror, keterlibatan generasi muda dan perempuan, serta penyalahgunaan ruang digital dan media sosial untuk tujuan terorisme.

Dalam kesempatan tersebut, ditegaskan pula bahwa radikalisme tidak melekat pada satu agama, melainkan merupakan penyimpangan pemahaman yang dapat muncul di berbagai latar belakang. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap propaganda radikal serta penguatan empat konsensus dasar Negara Republik Indonesia menjadi poin penting dalam upaya pencegahan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguatan ideologi kebangsaan bagi warga binaan, sekaligus tameng awal agar tidak terpapar maupun kembali terpengaruh oleh paham IRET, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET di Lapas Kelas I Palembang berjalan dengan baik dan lancar, serta menjadi bagian dari komitmen Densus 88 AT Polri dalam mendukung upaya pencegahan terorisme melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Sebagai penutup, Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri menghimbau seluruh masyarakat untuk menolak dan melawan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) dalam bentuk apa pun. Setiap individu diharapkan meningkatkan kewaspadaan, menyaring informasi secara cermat, serta menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan persatuan demi menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.