Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim: Momen Kehangatan di Tengah Pendekar Banten Kordes Cikiruh Wetan dan Korcam Cikeusik

oleh -62 Dilihat
oleh

Liputanabn.com | Pandeglang, 8 Februari 2026 — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, Pendekar Banten Kordes Cikiruh Wetan bersama bahwa Kepala Desa Cikeusik beserta masyarakat setempat menyelenggarakan sebuah acara penuh kehangatan dan makna.

Kegiatan yang dihelat dalam suasana kebersamaan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan melalui santunan kepada anak yatim, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan memperlihatkan komitmen nyata para pendekar serta warga dalam mendukung keberdayaan masyarakat.

Acara tersebut diwarnai oleh penampilan seni pencak silat dari berbagai pedepokan yang turut memeriahkan suasana. Keindahan tarian dan gerakan disiplin dari seni tradisional ini tidak hanya memperkuat identitas budaya bangsa Indonesia, namun juga membangkitkan rasa bangga dan semangat pelestarian di kalangan generasi muda. Warisan budaya yang penuh makna ini menjadi pijakan dalam menanamkan karakter keberanian, disiplin, dan nilai-nilai adat istiadat.

Dalam sambutannya, Ketua Kordes Pendekar Banten, Bapak Oyoh menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan partisipasi seluruh pendekar dari berbagai tingkat, mulai dari korda II hingga para pendekar Kordes. Beliau berpesan agar momen ini dapat menjadi pengikat tali kekeluargaan yang semakin erat serta menjadi momentum untuk meneruskan tradisi baik yang penuh keberkahan. “Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan menjadi salah satu jalan untuk memperkuat harmoni serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” ujarnya dengan penuh harapan.

Tak kalah penting, Babeh Herman selaku Ketua Pendekar Banten Korcam Cikeusik mengungkapkan apresiasi kepada Kepala Desa Cikiruh Wetan atas dukungan dan kerjasama yang tulus dalam mensukseskan kegiatan ini. Ia berharap agar silaturahmi dan santunan ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. “Semoga kehadiran dan dukungan dari warga serta tokoh masyarakat dapat menjadi energi positif dalam memperkokoh persaudaraan dan kebaikan bersama,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.

Selain itu, Babeh Herman juga menyanjung keberlanjutan seni pencak silat yang merupakan warisan budaya bangsa. “Kami berharap, seni ini terus berkembang, diwariskan kepada generasi muda, dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” tambahnya penuh semangat.

Panglima Geprok, selaku penggerak utama kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dan motivasi yang kuat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat nilai-nilai luhur budaya bangsa serta menanamkan rasa kepedulian sosial yang tinggi. Ia menyampaikan harapan agar silaturahmi ini terus tumbuh dan berkembang menjadi fondasi masyarakat yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling membantu di berbagai situasi.

Semoga momentum yang tercipta hari ini dapat menjadi awal dari terciptanya masyarakat yang lebih harmonis, saling peduli, dan berbakti bagi sesama.

Editor : Bolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.