Liputanabn.com | Banyuasin – Kecamatan Banyuasin III mengelar kegiatan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan kegiatan dilakukan di mess Pemkab Banyuasin, Senin, (05/06/2023).

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan apakah Desa itu telah sesuai dengan UU No 6 tahun 2014, dari penilaian tersebut apakah maju atau berkembang apa mandiri.

“Evaluasi tersebut bisa dilihat di perkembangan Desa diantaranya Pembangunan, SDM dan Pemberdayaan Masyarakat, “Kata, Camat Banyuasin III.

Ditegaskannya, indikator penilaian dinilai dari aplikasi dari pengganggaran sampai hasil akan menjadi singkron.

“Harapan kita sebab evaluasi ini bersifat mandiri, dan tersistem Kepala Desa harus menerapkan aplikasi ini, “tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa Banyuasin III, Mulyadi Ani siap menjalankan instruksi dari Camat Banyuasin III tersebut dalam menegakan UU No 6 tahun 2014.

“Saya pribadi siap menjalankan apa yang disampaikan oleh Camat Banyuasin III, sebab dari aplikasi tersebut keberhasilan kita memimpin bisa dilihat,”Singkatnya.(Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Keputusan mengejutkan dilakukan Kepala Desa Sribandung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Syahabudin secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Koperasi Bunga Raman Sejahterah Desa Sri Bandung.

Advertisement
Agar aktivitas Koperasi tetap berjalan, Ketua dan Pengurus Koperasi Bunga Raman Sejahterah Desa Sri Bandung dilakukan pelantikan dan diharapkan dapat melanjutkan kemitraan yang baik dengan perusahaan.

“Giat kita hari ini melakukan pelantikan Ketua dan Pengurus Koperasi Bunga Raman Sejahterah Desa Sri Bandung, sebab saya sendiri tidak lagi sebagai Ketua sebab saya kini telah menjabat sebagai Kepala Desa, Saya menjabat sebagai Ketua sudah 7 tahun lebih, “Kata Syahabudin ketika dibincangi, Rabu. (07/06/2023).

Ditambahkannya, dirinya berharap setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Koperasi Bunga Raman Sejahterah, Ketua Koperasi yang baru dapat melanjutkan program-program nya yang belum terealisasi.

“Saya ucapkan terimakasih atas kerjasama anggota Koperasi selama ini, dan saya ucapkan terimakasih kepada perusahaan khususnya PT. KAM yang selama ini banyak membantu Desa Sri Bandung melalui Koperasi Bunga Raman, baik tenaga kerja, TBS maupun infrastruktur dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Sri Bandung,”Ujarnya.

Ditegaskannya, Pengurus Koperasi, Pihak Perusahaan dan Pemdes agar dapat bersinergi dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil Sejahterah melalu koperasi.

“Pesan saya kepada pengurus Koperasi Bunga Raman Sejahterah yang baru agar dapat mengayomi anggota, saya yakin para pengurus merupakan orang-orang yang berkompeten dan bisa memajukan Koperasi Bunga Raman Sejahterah lebih baik lagi,”Tegasnya.

Sementara itu, Erisman Askep I PT. KAM mengatakan dengan adanya pergantian Pengurus Koperasi Bunga Raman Sejahterah Desa Sri Bandung diharapkan dapat membawa perubahan dan kemajuan yang lebih baik lagi dari sebelumnya sesuai dengan harapan Kepala Desa Sri Bandung.

“Kita berharap di tangan Pengurus yang baru lebih maju lagi, dari segi Produksi dari segi kesejahteraan dan hasilnya bisa dibagikan ke masyarakat, hubungan yang selama ini terjaga dapat lebih intens lagi,”Katanya.

Dijelaskan, Erisman keberadaan PT. KAM di Banyuasin III khususnya untuk Desa Sekitar Perkebunan telah banyak memberikan manfaat ke masyarakat.

“Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam bentuk CSR Perusahaan siap membantu, seperti kemarin kita baru saja membantu pendidikan anak di Desa ini, kemudian untuk tenaga kerja, Infrastruktur Desa baik jalan maupun tempat ibadah,”Ujarnya.

Terpisah, Ketua Koperasi Bunga Raman Sejahterah Desa Sri Bandung yang baru, Rudi Hartono. Mengatakan sebagai ketua Koperasi Bunga Raman Sejahterah yang baru akan membangun sekretariat secara mandiri untuk menghimpun anggota.

“Langkah kita kedepan akan bekerjasama dengan Perusahaan untuk membangun Sekretariat sendiri, agar Anggota Koperasi Bunga Raman Sejahterah dapat berkumpul bersama merumuskan ide-ide dalam kemajuan Koperasi Bunga Raman ini kedepan,”Katanya.

Dari Rapat yang dilaksanakan, Rudi Hartono mengaku senang sebab ada beberapa points yang mendapat tanggapan serius dari pihak terkait.

“Alhamdulillah dari hasil rapat kita bersama, kita sepakat dan menyepakati point-poin penting untuk Kesejahteraan masyarakat Desa Sri Bandung ini,”tukasnya.(Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Setelah melakukan monitoring di Beberapa Desa dari 21 Desa. Pihak Kecamatan Banyuasin III kembali melakukan monitoring Pembangunan dan Program Desa, kali ini tepatnya di Desa Terlangu.

Monitoring dipimpin oleh Sekcam Banyuasin III, Zainul Ikhsan di dampingi oleh Kasi PPD Kecamatan Banyuasin III, Imran Hadi. S, Sos. M, Si. ikut serta dalam kegiatan, Auditor Wilayah I Inspektorat Banyuasin. Arie.

Tim monitoring ini sendiri disambut oleh Pj Kepala Desa Terlangu, Hadianto. S. Sos. M. Si. bersama Sekdes serta Perangkat Desanya.

Sebelum melakukan monitoring, Rombongan ngopi bareng dan makan bersama di Kantor Desa Terlangu, diketahui dari informasi yang didapat Pemdes Desa Terlangu tahun 2023 ini mengalokasikan dana Desa untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak empat unit rumah. Kemudian Pemdes juga membagikan Tadmon air untuk warga sebanyak 137 Rumah. Kemudian ditambah untuk fasilitas umum seperti satu buah Masjid, Posyandu dan TK TPA. Sehingga total 140 buah tedmon.

“APBDes tahun 2023 tahap I kita monitoring, Alhamdulillah untuk Kecamatan Banyuasin III hampir 90% semua sudah terlaksana,”Kata Camat Banyuasin III, Santo. S. Sos. M, Si. Melalui Kasi PPD Kecamatan Banyuasin III, Imran Hadi. S, Sos. M, Si. Ketika dibincangi awak Media, Selasa. (06/06/2023).

Dirinya berharap, dengan adanya monev DD tahap I kali ini Desa yang ada di Kecamatan Banyuasin III dapat melaksanakan Pembangunan serta Kegiatan lainnya dengan baik dan benar.

“Kita berharap dengan adanya monev bagi Desa-desa di Kecamatan Banyuasin III ini dengan di hadiri langsung oleh Auditor Wilayah I Inspektorat Banyuasin, Pemdes dapat menjalankan pembangunan dari Dana Desa sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, untuk catatan dari monev ini pasti ada catatan dan akan kita bawa ke Kecamatan,”Tukasnya.

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Zakirin. SP. Melalui Auditor Wilayah I Inspektorat Banyuasin, Arie. Ketika dibincangi mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kecamatan Banyuasin III dengan melaksanakan monev di Setiap Desa yang ada di Kecamatan Banyuasin III.

“Kami apresiasi kegiatan ini, hal ini menunjukkan bukti kerjasama yang baik antara Kecamatan dan Inspektorat, semoga kegiatan ini terus berjalan dalam menjalankan tugas Pembinaan dan pengawasan ke Desa-desa,”Katanya.

Dirinya menambahkan, dari monitoring yang mereka lakukan bahwa pembangunan dan program yang dilaksanakan oleh Pemdes sudah cukup bagus.

“Seluruhnya bagus, namun masih ada yang harus di sempurnakan seperti administrasi,”singkatnya.

Sementara, Pj Kepala Desa Terlangu. Hadianto. S. Sos. M. Si. Ketika dibincangi mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan pembangunan RTLH dan membagikan 140 tedmon untuk masyarakat.

“DD tahun 2023 tahap I kita cairkan sebesar Rp. 40%, dari Dana tersebut kita menganggarkan I unit rumah, dan kita membagikan 137 Tedmon setiap rumah, dan kita bantuan juga untuk masjid sebanyak 3 buah tedmon sehingga berjumlah 140 buah.”Ucap. Hadianto.

Ditambahkan Hadianto, alasan mereka membagikan Bantuan tedmon tersebut sebab penampungan air sangat penting bagi masyarakat.

“Kita membagikan tedmon sebab kita nilai azas manfaatnya besar, karena masyarakat sangat membutuhkan penampungan air , tidak ada syarat bagi masyarakat sebab setiap rumah menerima, tidak ada tebang pilih dalam pembagiannya,”Jelas Hadianto.

Masih dikatakan Hadianto, Pembangunan Rumah di Desa Terlangu sudah melalui proses musyawarah bersama BPD dan Tokoh masyarakat.

“Pembangunan rumah kita melalui proses musyawarah, dan peraturan menteri dengan beberapa kriteria, kami sepakat bahwa ada empat buah rumah yang layak kita bangun, namun untuk tahap pertama ini kita selesaikan dahulu satu unit rumah, untuk tiga unitnya menyusul,”Tegasnya. (Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Pemerintah Desa Telangu menggelar rapat dan sosialisasi bersama masyarakat untuk pembuatan sertifikat tanah melalui program PTSL dari BPN Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Terlangu, Hadir dalam kegiatan Pj Kepala Desa Terlangu, Tokoh Masyarakat dan pihak BPN Kabupaten Banyuasin.

”Terkait rencana pembuatan sertifikat di Desa Terlangu Kami Pemerintah Desa bersama masyarakat mengucapkan banyak Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan BPN Banyuasin, karena di Banyuasin III hanya Desa Terlangu yang kebagian Pembuatan sertifikat ini,”Ucap. Pj Kepala Desa Terlangu, Hadianto. Ketika dihubungi. Kamis, (01/06/2023).

Ditambahkannya, Program PTSL PM ini sangat membantu masyarakat dengan alasan semua prosesnya gratis masyarakat menyambut dengan antusiasme tinggi.

” PTSL ini mengukur semua bidang tanah, baik tanah pekarangan rumah, kebun dan sawah ataupun tanah rawa,”Ujarnya.

Ditegaskan Hadianto, Bersama BPD serta unsur terkait langsung membentuk Panitia atau Tim yang nantinya akan bertugas membantu proses pembuatan sertifikat ini mulai dari pendataan, pengukuran serta admistrasi yg dibutuhkan sampai dgn terbitnya sertifikat

” Kami akan memfasilitasi sampai tuntas, sebab program ini sangat membantu Desa kami, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, BPN Kabupaten Banyuasin,”Tukasnya. (Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Pemkab Banyuasin melalui Camat Banyuasin III melakukan musyawarah bersama masyarakat Kelurahan Seterio yang sebelumnya melakukan aksi massa di halaman kantor Bupati Banyuasin terkait tuntutan over pass jalan Suak Taman menuju perkebunan warga seterio.

Camat Banyuasin III, Santo. S. Sos. M. Si. Didampingi Lurah Seterio, Rusdi dan Sekretaris Lurah, Imam Ghozali. menyampaikan kepada perwakilan warga yang hadir bahwa hasil dari rapat internal bersama Wakil Bupati Banyuasin dan pihak Waskita Sriwijaya Tol, tuntutan warga dikabulkan oleh pihak Waskita Sriwijaya Tol meskipun tidak sepenuhnya.

Hadir dalam kegiatan, Humas Waskita Sriwijaya Tol, Randi. Humas PT. Yasa Patria Perkasa, Ali Sardani. Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan, Babinsa Koramil 430/01 Pangkalan balai. Serta Tokoh Masyarakat, Perwakilan warga Seterio dan staf kelurahan. Kegiatan berjalan aman dan kondusif dengan ditutup penandatanganan kesepakatan bersama.

“Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan WST dan Pemkab Banyuasin, saat itu management WST akan mengakomodir kebutuhan masyarakat dengan over pass dengan volume 2 Meter, alasannya kalau 4 meter tidak memenuhi standar, namun bagi warga masih bisa membawa hasil bumi mereka,”Ucap. Camat Banyuasin III Santo. S. Sos. M. Si. Ketika dibincangi, Selasa. 30/5/23.

Dirinya berharap, dari jembatan yang dibangun oleh pihak Waskita Sriwijaya Tol dapat menjadi solusi bagi warga, sebab jembatan sangat berguna bagi masyarakat dalam membawa hasil bumi mereka untuk dijual dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

“Tentu harapan kami apa yang di akomodir oleh pihak perusahaan dapat menjadi solusi terbaik bagi masyarakat, dan saya minta kepada Kelurahan, RT dan RW untuk dapat mensosialisasikan ke masyarakat hasil dari rapat tersebut, semoga kita selalu rukun dan damai, dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi,”Ujarnya.

Sementara itu, Humas Waskita Sriwijaya Tol. Randi. Ketika dibincangi mengatakan bahwa pimpinan Waskita Sriwijaya Tol siap mewujudkan tuntutan masyarakat agar mendapatkan jembatan untuk masyarakat membawa hasil pertanian mereka.

“Sebelumnya kita sudah melakukan pertemuan dengan Pemkab Banyuasin dari pertemuan tersebut pimpinan menyetujui pembangunan jembatan untuk masyarakat,”Ucapnya.

Dirinya menegaskan, untuk pembangunan masih melalui proses dan tahapan terutama proses uji lab tanah apakah akan dipasang pancang atau pengeboran.

“Untuk waktu pembangunan kita belum tahu kapan, yang pasti kita akan melakukan uji lab terlebih dahulu apakah tanahnya di bor atau di pasang pancang, kami dari pihak PT meminta dukungan dari masyarakat agar proses pengerjaan bisa berjalan dengan lancar,”Ujarnya.

Terpisah, Sulaiman perwakilan dari masyarakat Seterio mengucapkan terima kasih atas hasil yang mereka terima dari tuntutan mereka yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah sudah ada titik terang, tuntutan masyarakat dikabulkan, Terima Kasih Camat Banyuasin III, Terima Kasih Wakil Bupati Banyuasin, “Ucapnya.

Dirinya siap membantu proses pembangunan Jembatan penyeberangan ke Suak taman tersebut, dan berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan.

“Kami mewakili masyarakat siap menjalankan perintah Camat Banyuasin III, mensosialisasikan ke masyarakat, dan membantu lancarnya pembangunan jembatan tersebut, semoga proses pembangunan dapat berjalan aman dan lancar tanpa ada hambatan apapun,”pungkasnya.(Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin- Pemerintah Desa Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III terima kunjungan tim monitoring dan evaluasi pembangunan yang menggunakan Dana Desa dari Pemerintah Pusat, Senin (22/05/2023).

Dikatakan Kepala Desa Galang Tinggi Mulyadi, tim monev yang datang ke Desanya dalam rangka pembinaan dan pendampingan serta pengawasan pengelolaan keuangan desa agar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Bentuk pendamping dan pembinaan agar penggunaan dana desa terarah, adapun kegiatan tahap pertama dari dana desa yaitu pembukaan badan jalan di RT 20, plat deuker di RT 19, pembangunan siring di RT 05, pembangunan siring di RT 12 dan juga pembangunan lainnya menjadi perhatian tim monev,” jelasnya

Camat Banyuasin III Santo. S.Sos., Msi. Yang di wakili oleh Sekcam Zainul Ikhsan S.Sos., Msi. Mengatakan, dalam melakukan munev selain Tim kecamatan juga melibatkan pendamping Desa, pendamping teknis Kabupaten, Inspektorat dan juga berlanjut ke Desa Petaling dan kemudian ke Desa Terentang.

Tim Munev akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi Kegiatan fisik yang didanai Dana Desa dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Kunjungan langsung tim munev ke lokasi kegiatan, bertujuan untuk melihat secara langsung guna memperoleh gambaran rill pelaksanaan kegiatan fisik, Hal ini untuk dijadikan bahan evaluasi, kedepan, kajian, pembinaan dan tidak pembangunan badan jalan dan pembangunan siring di Desa ini”, Ujarnya.(Erwan)

Editor :Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin telah merealisasikan Anggaran Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2023, maka Tim Kecamatan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev). Rabu (24/05/2023).

Monev mulai dari hasil fisik maupun non fisik yang dikerjakan melalui Dana Desa tahap pertama di Desa Tanjung Beringin

Sebelum Tim Monev Kecamatan Banyuasin III Tinjau Pembangunan di Desa Tanjung Beringin Camat Banyuasin III Santo.S.Sos.,M.Si diwakili oleh Sekcam Zainul Ikhsan S.Sos.,M.Si yang sebelumnya melakukan pemeriksaan Administrasi.

Zainul Ikhsan,S.Sis.,M.Si mengatakan, dalam melakukan Monev selain Tim Kecamatan juga melibatkan pendamping desa, pendamping teknis kabupaten, dan Inspektorat.

Tim Monev akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kegiatan fisik yang didanai Dana Desa dan Anggaran Dana Desa (ADD).

“Kunjungan langsung tim monev ke lokasi kegiatan, bertujuan untuk melihat secara langsung guna memperoleh gambaran rill pelaksanaan kegiatan fisik. Hal ini untuk dijadikan bahan evaluasi kedepan, kajian, pembinaan dan tindak, pembangunan RTLH dan Pembangunan Siring di Desa ini Luar Biasa’’ ujar Sekcam. (Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Kinerja Polres Banyuasin Patut mendapatkan apresiasi dalam tempo 1×24 jam, Jajaran Sat Reskrim Polres Banyuasin Sumatera Selatan

Pasalnya, Satreskrim Polres Banyuasin berhasil mengamankan pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Karim Subandi (50), pengusaha kelapa sawit asal Banyuasin.

Aksi perampokan dan pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya oleh para pelaku. Peristiwa perampokan dan pembunuhan ini terjadi pada Kamis pagi (25/5/2023), di rumah korban Karim Subandi yang beralamat di Dusun II RT 06 Desa Senda Mukti Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i SIK MSi, di dampingi Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar SIK SH MH dan Kapolsek Pulau Rimau AKP Safaruddin, menggelar press realase kasus ini di Mapolres Banyuasin, Senin (29/5/2023)

Kapolres menyampaikan, rilis ungkap kasus ini untuk tindak pidana pembunuhan berencana atau pencurian dengan kekerasan, mengakibatkan orang meninggal dunia. Berdasarkan LP. nomor 4 tahun 2023 Polres Banyuasin pada tanggal 25 Mei tahun 2022.

“Untuk ungkap kasus hari ini kita telah menangkap tiga dari 4 pelaku. Saat ini satu masih DPO atas nama Agus Setiawan. Tiga pelaku yang telah tertangkap, salah satunya Ari Widianto yang merupakan saudara dari saudara Karim subandi dan hubungan persaudaraannya adalah sepupu pelaku,” ujar Kapolres Ditegaskannya, Pelaku kita arahkan pasal pidana yaitu pembunuhan berencana, sesuai pasal 340 KUHP dan pasal 365 ayat 4 KUHP“

Untuk secara detail kronologis kemudian peran dari masing-masing para pelaku nanti akan dijelaskan secara detail oleh Kasat Reskrim,” ungkap dia

Kapolres juga mengimbau kepada salah satu pelaku yang saat ini belum tertangkap, untuk segera menyerahkan diri ke Polres Banyuasin dan mempertanggung jawabkan perbuatannya

“Kami dari Polres Banyuasin juga menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga Almarhum yang menjadi korban kejahatan. Semoga arwah almarhum diterima oleh Allah SWT, Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Demikian yang kami bisa sampaikan. Semoga ke depannya tidak ada lagi kejahatan yang seperti ini, sungguh tidak berperikemanusiaan dan sangat kejam,” pungkas

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar SIK SH MH menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan korban atas nama Karim Subandi yang terjadi pada tanggal 25 Mei 2022

Lanjut dia, para pelaku, Arif, Rohis, Muji dan Agus sebelum kejadian, tepatnya pada Minggu 21 Mei 2023, sudah mulai merencanakan untuk merampok korban

Di sinilah, kembali dibahas untuk menghabisi nyawa korban, jika korban melawan

“Mereka sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. Di sana sudah ada Muji, Rois, dan Arif Widianto yang merupakan sepupu korban dan ada Agus yang saat ini masih DPO. Tindak lanjut dari pertemuan mereka itu di pukul 10.00 WIB,” jelas Kasat Reskrim Dikatakan dia, bahwa keempat pelaku memiliki perannya masing-masing. Kejadian perampokan disertai pembunuhan ini, bermula pada hari Minggu beberapa pelaku Arif Widianto dan Agus sudah merencanakan untuk merampok korban

Bahkan hari Selasa, tanggal 23, pelaku ini berkumpul di rumah salah satu warga, bernama Bopeng, dan merencanakan untuk menghabisi korban. Kemudian, rencana itu kembali dimatangkan, bertemulah pelaku Rohis, Arif dan Agus

“Pada Rabu 24 Mei 2023, pelaku Arif dan Agus bertamu ke rumah korban pada pukul 22.00 WIB. Kedatangan kedua pelaku diterima dengan baik oleh korban. Bahkan, korban sama sekali tidak menaruh curiga sedikit pun kepada pelaku,” terang dia

“Karena Arif ini adalah sepupu korban. Arif ini juga sudah biasa main, mampir bahkan menginap di rumah korban. Sehingga korban menerima kedatangannya dengan tangan terbuka,” beber dia

Saat berada di rumah korban, kedua pelaku, Arif dan Agus dipersilahkan untuk membuat kopi dan makan di rumah korban

Sekitar pukul 01.00 WIB karena korban sudah mengantuk, maka korban pamit untuk tidur. “Nah saat korban ini tidur, datanglah pelaku Rohis membawa besi. Rencananya untuk mendongkel rumah korban,” jelas di

Barulah aksi perampokan yang berakhir dengan pembunuhan itu dijalankan oleh ketiga pelak

“Langsung terjadilah pembunuhan yang sudah direncanakan. Dengan modus operandi untuk menguasai harta milik korban. Berupa mobil dan BPKB,” papar di

Usai mengambil harta korban, ketiga pelaku langsung berpisah dan melarikan diri. Keempat pelaku, dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dan Pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabakan korban meninggal.”Dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” tegasnya.(Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin, menggelar apel gabungan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan seluruh anggota Tanggap Bencana dari pihak desa dan perusahaan se-Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/5/2023).

Personel mulai disiagakan untuk dapat mencegah dan melakukan penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan, kebun dan lahan tahun 2023.

Pada apel yang dimpimpin Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH, disampaikan, apel yang digelar untuk mengoptimalkan peran, tugas dan fungsi tanggung jawab masing-masing OPD terkait dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan, kebun dan lahan yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Seluruh stakeholder mulai dari desa/kelurahan, kecamatan, tingkat kabupaten dan pihak perusahaan harus kompak dan bersinergi untuk menjaga keadaan hutan, kebun dan lahan jangan sampai ada yang melakukan pembakaran,” kata Askolani.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, turut pula memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kita bersama-sama menjaga agar Kabupaten Banyuasin tetap menjadi wilayah zero asap,” sambungnya.

Usai melakukan apel kesiapsiagaan dan kelengkapan, Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang turut pula hadir menyempatkan diri untuk ikut dalam simulasi kebakaran. Tampak Askolani dan Pakde Slamet sangat antusias mengikuti simulasi yang digelar.

Sementara, Kepala Dinas BPBD Kabupaten Banyuasin, Ir. Alpian, MM mengungkapkan terdapat beberapa titik rawan kebakaran di Kabupaten Banyuasin, di antaranya Kecamatan Tungkal Ilir, Pulau Rimau, Sembawa, Banyuasin III, Tanjung Lago dan Rambutan. Dari itu, Alpian menuturkan bahwa pada spot yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan, kebun dan lahan telah ditempatkan pos-pos pantau dan jaga untuk memastikan tidak terjadinya kebakaran.

“Kebakaran hutan, kebun dan lahan ini tidak ada faktor lain, hampir 100 persen itu akibat ulah manusia. Jadi kami harap masyarakat sebaiknya yang ingin membuka lahan kebun dan semacamnya jangan dengan cara membakar, karena akan merugikan alam dan merugikan manusia itu sendiri,” jelas Alpian.

“Tentu bagi siapapun yang melakukan pembakaran hutan, kebun dan lahan hingga mengakibatkan bencana asap dan sebagainya, jelas akan diberi sanksi baik denda maupun pidana,” tegasnya. (Erwan)

Editor : Bolok

Liputanabn.com | Banyuasin – Menindak lanjuti aksi massa warga kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dikantor Bupati Banyuasin, Kamis (25/05/2023).

Camat Banyuasin III, mendatangi lokasi jalan yang diprotes oleh masyarakat, didampingi Sekretaris Lurah Seterio. Santo. S. Sos. M. Si. Meminta pihak perusahaan untuk melakukan pengukuran tinggi badan jalan yang akan dijadikan sebagai under pass penganti jalan Suak taman yang selama ini dilalui oleh masyarakat.

Advertisement
Dari pengukuran, didapatkan hasil yang diluar dugaan semua pihak sebab tinggi badan jalan yang diharapkan bisa menjadi jalan representatif bagi masyarakat tersebut tidak memenuhi harapan perusahaan.

Akibatnya, Camat Banyuasin III meminta agar tuntutan warga agar jalan Suak taman yang selama ini dilalui oleh masyarakat tersebut kiranya kembali dapat digunakan untuk membawa karet, padi dan hasil Bumi lainnya.

“Kita berkumpul di lapangan ini untuk menemukan solusi terbaik, Perusahaan bisa berjalan dan masyarakat bisa mencari rejeki, sebelumnya kita meminta kepada Perusahaan untuk melakukan pengukuran menggunakan alat canggih dari mereka, ternyata hasilnya tidak sesuai dengan harapan,”Ucap. Camat Banyuasin III, Santo. S. Sos. M. Si.

Ditegaskannya, dari hasil lapangan yang mereka lakukan akan dibawa ke hadapan Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin untuk dapat dipertimbangkan sesuai dengan tuntutan masyarakat.

“Dari hasil ini akan kita bawa ke Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin, dan kita minta Pihak Perusahaan untuk segera memberikan solusi, Jumat besok kita tunggu hasilnya, paling lama Lima hari kedepan,”Ujarnya.

Dirinya menegaskan, untuk masyarakat dirinya tidak main-main dan akan berada pada posisi masyarakat sebab masyarakat mengantungkan kehidupan dengan bertani.

“Insyaallah apa yang menjadi tuntutan masyarakat dapat terealisasi, dan saya menjaminkan diri, dalam waktu Lima hari paling lambat, dan paling cepat besok kita tunggu hasil laporan pihak Waskita Sriwijaya Tol ke pimpinan mereka, “Tegasnya. (Erwan)

Editor : Bolok

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.